У нас вы можете посмотреть бесплатно Pengakuan WNI Terdampak Perang di Iran: Internet Diblokir, Harga Sembako Melejit или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita selanjutnya: https://kaltim.tribunnews.com/news/11... TRIBUNKALTIM.CO - Ketegangan konflik yang memanas di Iran berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga. Pemerintah Iran dilaporkan memutus akses internet global, membuat komunikasi dengan dunia luar menjadi sangat terbatas. Kebijakan tersebut membuat warga Iran maupun warga negara asing yang tinggal di negara itu kesulitan menghubungi keluarga atau kolega di luar negeri. Kondisi ini juga dialami oleh warga negara Indonesia yang menetap di ibu kota Teheran. Seorang WNI yang tinggal di Teheran, Laini Misra, mengungkapkan bahwa akses internet internasional praktis terputus. Dalam wawancara dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra, ia menjelaskan bahwa komunikasi ke luar Iran hampir tidak bisa dilakukan. Menurutnya, jaringan yang masih berfungsi hanya komunikasi domestik di dalam negeri. Untuk bisa mengakses internet global, warga harus memanfaatkan layanan Virtual Private Network atau VPN. Namun penggunaan VPN pun tidak mudah. Laini menggambarkan bahwa akses tersebut harus dilakukan secara sembunyi-sembunyi dengan koneksi yang sangat tidak stabil. Ia menjelaskan bahwa VPN kadang dapat digunakan untuk sementara waktu, tetapi sering kali terputus sendiri hanya dalam beberapa jam. VPN sendiri merupakan teknologi yang memungkinkan pengguna membuat koneksi internet terenkripsi melalui server jarak jauh. Teknologi ini dapat menyembunyikan alamat IP asli pengguna dan memungkinkan akses ke jaringan global secara anonim, meski sering kali berdampak pada penurunan kecepatan internet. Selain masalah komunikasi, kondisi ekonomi di Iran juga disebut semakin berat. Laini mengungkapkan harga kebutuhan pokok mengalami lonjakan tajam sehingga inflasi terasa sangat tinggi di tingkat masyarakat. Meski demikian, aktivitas masyarakat masih berjalan. Supermarket dan toko-toko tetap beroperasi sehingga kebutuhan sehari-hari masih bisa diperoleh, walaupun dengan harga yang jauh lebih mahal. Sementara itu, layanan vital lainnya dilaporkan tetap berjalan normal. Pasokan listrik, air bersih, dan siaran televisi lokal masih berfungsi. Pemerintah juga menginstruksikan rumah sakit dan klinik untuk beroperasi selama 24 jam penuh guna mengantisipasi kemungkinan korban di tengah meningkatnya ketegangan konflik. Situasi ini menggambarkan bagaimana konflik geopolitik tidak hanya berdampak pada hubungan antarnegara, tetapi juga langsung dirasakan oleh warga sipil yang harus berjuang tetap terhubung dengan dunia luar. Penulis: Fachri Mahayupa Sumber: Tribunnews.com Editor: Jofan Giantirta Uploader: Jofan Giantirta #wni #iran #internetmati #konfliktimurtengah #perangiranisrael #inflasi #harganaik