У нас вы можете посмотреть бесплатно Sinden Hiromi Kano, Ungkap Beda Cengkok Solo vs Semarang dalam Tembang Jawa @ Ennichisai или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Sinden asal Jepang Hiromi Kano, turut ambil bagian di gelaran Ennichisai 2019 sebagai pembawa acara. Di panggung, Hiromi tak hanya piawai sebagai MC, tapi juga membagikan 'sedikit' ilmunya kepada penonton. Meski sekilas, Hiromi membuat penonton kagum pada kemampuannya melantunkan tembang Jawa, bahkan Hiromi membagi ilmu membedakan cengkok gaya Semarangan dan gaya Surakartan/Solo pada tembang Jawa. menurut Hiromi, gaya (cengkok) Solo lebih lugu/sederhana, sedangkan cengkok Semarang lebih berkembang. Hiromi Kano, yang lahir di Chiba, Jepang, sejak tahun 1996 mendalami kesenian Jawa khususnya Karawitan & Gamelan, bahkan juga menikah dengan pria Indonesia. Wanita bertubuh mungil ini (tinggi 155cm) kini tinggal di Mojosongo, Solo Utara, bersama suaminya Wiyono, yang juga pengajar dan penari jebolan Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI). ”Saya kenalan dengan suami saya di STSI waktu belajar tari dan nembang.” ungkap Hiromi. Hiromi seperti orang Jepang pada umumnya, yang terkenal menjunjung tinggi nasionalisme. Di satu sisi ia mencintai Indonesia, terutama Solo, namun sisi yang lain ia juga cinta dengan tanah kelahirannya di Jepang. “Saya sudah belasan tahun tinggal di Indonesia. Saya cinta Indonesia dan Jepang. Semua ada lebih dan kurangnya.” Tutur Hiromi. Ennichisai di "Little Tokyo" Blok M adalah acara tahunan kulinari, seni dan kebudayaan Jepang tradisional dan modern yang diadakan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Sejak tahun 2010. Sempat beberapa tahun vakum, tahun 2019, Ennichisai kembali digelar pada tanggal 22-23 Juni. Di Ennichisai 2019 yang juga tahun ke-10, Ennichisai mengangkat tema "Danketsu" atau "Unity" dengan harapan Indonesia tetap dalam persatuan dan kesatuan yang kuat. Ennichisai 2019 dimeriahkan dengan banyak sekali pertunjukkan khas Jepang yang menarik seperti Mikoshi, Dashi, Taiko, Geisha, Cosplay, dan lainnya, serta ratusan booth makanan dan pernak pernik khas Jepang.