У нас вы можете посмотреть бесплатно Polwan Sukses Kembangkan Peternakan Burung Puyuh или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Menjadi Abdi Negara sebagai polisi, tidak menghalangi briptu Annisa Brab untuk mengembangkan peternakan burung puyuh. Terinspirasi dari rekan kerja, Annisa memberanikan diri terjun ke dunia peternakan. Tahun 2024, Annisa bersama suami yang juga merupakan anggota Polri, mulai menekuni peternakan burung puyuh di tengah kesibukan sebagai polisi. Annisa bersama suami berbagi tugas, mulai dari perawatan, memberi pakan, mengumpulkan telur hingga distribusi penjualan. Namun, perjalanan usaha ini tidak selalu berjalan mulus. Tantangan terbesar dirasakan pada awal beternak, terutama saat proses pengiriman bibit burung puyuh dari pulau Jawa ke Gorontalo yang berisiko matinya bibit akibat perjalanan panjang. Burung puyuh dikembangkan mulai dari usia nol hari, hingga dewasa dan menghasilkan telur. Saat ini, Annisa memiliki sekitar 950 ekor burung puyuh produktif. Dari jumlah tersebut, menghasilkan sekitar 940 butir telur puyuh setiap hari dan dijual dengan harga 11 ribu rupiah per kemasan yang berisi 20 butir telur. Setiap hari, Annisa bersama suami mendistribusikan telur puyuh ke berbagai pasar dan kios, bahkan ke dapur makanan bergizi gratis atau dapur SPPG. Usaha peternakan burung puyuh milik Briptu Annisa ini, menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Lantaran masa produksi burung puyuh bisa berlangsung selama satu hingga dua tahun jika perawatannya optimal dan rutin diberikan vitamin. Kisah Annisa menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu bukanlah penghalang untuk berkarya dan berwira usaha. Dengan kerja sama, ketekunan dan mengatur waktu yang baik, usaha dapat terus berkembang meski di tengah kesibukan sebagai anggota Polri. AGUSTIAR, RAHMATIA ARJOYO, ISRAHAYU DJAFAR, KOMPASTV GORONTALO