У нас вы можете посмотреть бесплатно PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN LECTORA INSPIRE или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kelengkapan sarana atau media yang digunakan karena semakin bervariasi media, pesan atau materi pembelajaran akan semakin optimal diterima siswa. Sebagian siswa modalitas belajarnya lebih cenderung visual, sebagian siswa modalitas belajarnya cenderung audio, dan sisanya memilik imodalitas belajar kinestetik. Untuk itu, pengajar perlu mengkombinasikan berbagai jenis media dalam satu pembelajaran yaitu menggabungkan media berbasis visual, media berbasis audio, dan media berbasis kinestetik agar pesan bisa diserap semua siswa meski modalitasnya beragam. Penggabungan berbagai jenis media ini disebut dengan pembelajaran multimedia. Pembelajaran yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi atau menggunakan berbagai media disebut dengan media pembelajaran interaktif. Berdasarkan definisi Hofstetter, bahwa multimedia interaktif adalah pemanfaatan komputer untuk menggabungkan teks, grafik, audio, gambar/ animasi, dan video menjadi satu kesatuan dengan link dan tool yang tepat sehingga memungkinkan pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi. Dengan kita memanfaatkan multimedia dalam kegiatan belajar mengajar, proses pembelajaran menjadi bervariasi dan inovatif. Siswa akan tertarik, dapat mengurangi rasa bosan, dan akan timbul rasa penasaran. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi khususnya dalam pembelajaran. Ada beberapa cara untuk membuat media pembelajaran interaktif. Berbagai software banyak ditawarkan dalam dunia pendidikan. Misalnya, aplikasi Ms. Power Point yang kita kenal untuk membuat media presentasi pembelajaran. Ms. Power Point selain bisa membuat media presentasi, dapat juga menyusun sebuah media evaluasi interaktif namun menggunakan Visual Basic, karena pada hakikatnya Ms. Power Point digunakan untuk media presentasi, meskipun dengan segala macam cara Ms. Power Point dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran yang menarik. Lectora inspire dikembangkan oleh Trivantis Corporation yang merupakan Authoring Tool untuk pengembangan konten e-learning. Pendirinya adalah Timothy D. Loudermilk di Cincinnati, Ohio, Amerika tahun 1999 (Muhammad Mas’ud, 2012:1). Pada tahun 2000, Lectora menjadi yang pertama sistem authoring AICC-bersertifikat di pasar. Lectora inspire dapat digunakan untuk menggabungkan flash, merekam video, menggabungkan gambar, dan screen capture. Lectora inspire didesain khusus bagi pemula, sehingga keunggulan dari lectora inspire sangat mudah digunakan dalam pembuatan media pembelajaran dan dapat membuat materi uji atau evaluasi. Para guru yang tidak terlalu mahir mengoperasikan komputer, akan dengan mudah menggunakan aplikasi ini. Dengan menggunakan program aplikasi lectora inspire kita dapat menggunakannya dalam menyiapkan bahan ajar bagi siswa. Media pembelajaran yang dikembangkan dengan menggunakan lectora inspire dapat dipublish secara online maupun offline. Siswa dapat belajar mandiri dengan media pembelajaran tersebut. Evaluasi yang terdapat dalam lectora inspire, dapat menampilkan feed back yang menunjukkan jawaban benar atau salah, dan skor yang bisa diketahui secara langsung. Sehingga memudahkan para guru untuk melakukan penilaian karena sudah otomatis muncul skor atau nilai. Adapun manfaat yang kita temukan dari aplikasi Lectora inspire dalam pengembangan media pembelajaran interaktif, diantaranya sebagai berikut: 1. Pengajar dapat membuat dan menyajikan materi ajar dengan tanpa harus melakukan programming. 2. Pengajar dapat melakukan pengujian terhadap materi ajar yang diberikan, dalam berbagai macam bentuk test seperti pilihan ganda, benar/salah, mencocokan (mathcing), tarik dan tempatkan (drag and drop), isian singkat (fill in the blank), dan hot spot. 3. Pengajar/peserta didik dapat mengakses materi ajar/uji yang dibutuhkan baik secara offline maupun online. 4. Mampu menggunakan teks, suara, video, animasi dalam suatu kesatuan. 5. Mampu memvisualisasikan materi yang abstrak. 6. Membawa objek yang sangat besar atau berbahaya dalam lingkungan kelas. 7. Menampilkan objek yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang.