У нас вы можете посмотреть бесплатно Ngaji+1 (02): Mengenali Hawa Nafsu или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Semua permasalahan manusia itu, bila mau ditelusuri, akan berakhir pada satu titik, karena manusia punya hawa nafsu. Manusia punya keperluan dan keinginan Dan itu normal, wajar saja. Maka Allah juga menyampaikan pada kita, bahwa memang Allah menghiaskan kepada manusia untuk memerlukan dan menginginkan sesuatu Dijadikan indah pandangan lelaki pada wanita misalnya, anak-anak, harta emas atau perak, kendaraan, hewan ternak, dan ladang tanam, dan kesenangan dunia lainnya Menyenangi lawan jenis tidak dosa, karena itu fitrah. Menyenangi sesama jenis itu baru masalah. Lalu dimana letak dosa dan pahala? Ketika sudah sampai level perbuatan Bedanya manusia dengan hewan. Untuk berbuat hewan tak perlu akal, karena memang tak punya, maka perbuatan hewan tak bisa dikomplain, sebab dia tak berakal Tapi manusia punya akal, dan disitulah ada nilai perbuatan. Apakah dia menggunakan akalnya sebelum berbuat? Karena dari kecenderungan ke perbuatan, akal adalah penentunya Menyambung ke bahasan kemarin tentang referensi. Pemahaman akal manusia, ya tergantung referensinya. Maka referensi dan informasi ini menjadi sangat penting Maka Islam adalah, tentang bagaimana mengendalikan hawa nafsu, bukan mengabaikan atau menafikkannya. Syariat itu tentang mengontrol hawa nafsu agar sesuai akal pikirannya Ada 29 menit bahasan saya tentang ini, di channel YouTube saya bisa disaksikan. Andai ada kebaikan, mudah-mudahan temen-temen berkenan share pada yang lain, agar kebaiakan itu bisa diketahui oleh banyak orang juga