У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔥 SEBELUM ZIARAH KEPADA ORANG LAIN, ZIARAH DULU KE DIRI SENDIRI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Sebelum Ziarah Kepada Orang Lain, Ziarah Dulu Kepada Diri Sendiri Ziarah sering dilakukan menjelang Ramadhan, sebelum Idul Fitri, atau pada hari-hari tertentu yang dianggap penuh makna. Kita datang ke makam orang tua, leluhur, para wali, membawa doa dan harapan. Namun pernahkah terlintas satu pertanyaan penting… Sudahkah hati sendiri diziarahi? Dalam pandangan tasawuf dan melalui cahaya syair Rumi, ziarah bukan sekadar perjalanan menuju tanah yang menyimpan jasad. Ziarah adalah perjalanan batin. Perjalanan untuk menguburkan ego, mematikan kesombongan, dan menghidupkan kembali ruh yang merindukan Allah. sebelum mencari di luar, ada ribuan “kubur” di dalam diri yang perlu dikunjungi. Kubur dari cinta yang mati, iman yang melemah, dan kesadaran yang tertidur. Jika hati belum pulang kepada Allah, maka sejauh apa pun kaki melangkah, perjalanan itu belum sampai. Video ini membahas hakikat ziarah yang lebih dalam — bagaimana ziarah bisa menjadi momen kebangkitan ruh, bukan sekadar tradisi tahunan. Sebuah refleksi tentang kematian, kefanaan, dan cinta yang tersisa setelah semuanya kembali ke tanah. Jika perjalanan ini menyentuh hati, tuliskan di komentar: “Aku siap ziarah kepada diri sendiri.” Sebagai bentuk niat untuk memulai perjalanan batin menuju Allah. Semoga setiap ziarah membawa kesadaran. Semoga setiap kesadaran membawa kepulangan. #HakikatZiarah #ZiarahDiriSendiri #Tasawuf #Muhasabah #RefleksiDiri #SpiritualIslam #PerjalananBatin #IngatMati #tasawuf #sufiwisdom #jalaludinrumi #inspiratifjalaludinrumi #spiritualjourney