У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴IRGC Ambil Alih Komando Hizbullah pasca Kapal ke-2 AS Dekati Iran, 40 Ribu Tentara Washington Kabur или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah mengambil alih komando Hizbullah di Lebanon. Langkah ini diambil sebagai persiapan perang total melawan Israel hingga AS. Secara signifikan, Hizbullah meningkatkan persiapan militer dan keamanannya. Hal ini dilakukan di bawah pengawasan ketat IRGC yang baru-baru ini tiba di Lebanon. Para perwira IRGC tidak hanya mengawasi pembangunan kembali infrastruktur militer Hizbullah. Namun secara pribadi, mereka juga mengelola dan melaksanakan rencana perang strategis. Para perwira IRGC dilaporkan melakukan pertemuan rutin dengan anggota Hizbullah di Lebanon. Pertemuan ini memberikan instruksi dan arahan langsung terkait persiapan potensi konflik militer. Bahkan intelijen menyebut bahwa Iran telah memposisikan Hizbullah sebagai 'benteng pertahanan terdepan'. Jika fasilitas nuklir diserang AS, IRGC akan memerintahkan Hizbullah. Nantinya Hizbullah akan segera menghujani Israel dengan ribuan roket dan rudal presisi. Oleh sebab itu, IRGC melakukan pengiriman senjata canggih menuju Lebanon melalui koridor darat Suriah. Di sisi lain, AS melakukan evakuasi besar-besaran terhadap pasukannya yang berada di Timur Tengah. The Jerusalem Post melaporkan pemindahan pasukan AS dilakukan tanpa misi yang diungkapkan ke publik. Sementara pemindahan pasukan AS dilakukan di tengah ketegangan dengan Iran. Pejabat AS menyebut ratusan pasukan telah dipindahkan dari pangkalan Ai Udeid di Qatar. Tak hanya di Qatar, namun evakuasi pasukan AS juga dilakukan di sejumlah negara Timur Tengah. Di antaranya Irak, Suriah, Kuwait, Arab Saudi, Yordania hingga Uni Emirat Arab. Pejabat Pentagon mengatakan adanya kekhawatiran terhadap sekira 40.000 tentara AS. Pasalnya pasukan AS yang berada di Timur Tengah dapat menjadi target utama Iran jika terjadi perang besar-besaran. Di saat yang bersamaan jet tempur AS dikerahkan ke Yordania. Adapun hal itu berdasarkan foto satelit dan data penerbangan. Dilaporkan puluhan jet AS berada di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti. Pengerahan jet tempur ini disebut bertambah tiga kali lipat dari baisanya. Berdasarkan foto satelit pada Jumat (20/2), lebih dari 60 jet tempur berada di Yordania. (Tribun-Video.com) https://www.jpost.com/middle-east/art... https://www.jpost.com/middle-east/art... Program: Hot Topic Editor Video: Diah Putri Pamungkas #VIORY #IranAncaman #RudalHipersonik #ANTPY2 #RadarMiliterAS #KeteganganTimurTengah #MiliterIran #Geopolitik #ASvsIran #PertahananUdara #BeritaInternasional #SituasiMemanas #IsuMiliter #UpdateDunia #KonflikGlobal