У нас вы можете посмотреть бесплатно TAK SADAR JUALAN MIE AYAM DI DESA MATI, MALEMNYA RAMAI PAGINYA TERBENGKALAI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pak Ruslan mendorong gerobak mie ayamnya perlahan di atas aspal yang mulai retak. Roda gerobak itu berdecit setiap kali melewati lubang kecil di jalan, suara yang sudah sangat akrab di telinganya selama lebih dari dua puluh tahun terakhir. Ia hafal betul bunyi itu, sama seperti ia hafal aroma kaldu yang mengepul dari panci besar di bagian belakang gerobak. Hidupnya berputar di sekitar suara dan bau itu, tanpa banyak perubahan. Usianya sudah menginjak lima puluh tiga tahun. Rambutnya menipis dan sebagian besar telah memutih. Wajahnya selalu tampak lelah, dengan garis-garis tegas di sekitar mata dan mulut. Namun setiap sore, saat matahari mulai condong ke barat, ia tetap keluar rumah, mendorong gerobaknya menyusuri kampung demi kampung. Tidak ada kata libur dalam kamus hidup Pak Ruslan. Baginya, berhenti berjualan berarti berhenti makan. Istrinya telah meninggal lima tahun lalu karena sakit yang tak pernah benar-benar mereka pahami. Sejak itu, rumah kecilnya terasa semakin sempit dan sunyi. Anak semata wayangnya bekerja di kota lain dan jarang pulang. Pak Ruslan terbiasa makan sendiri, tidur sendiri, dan mengambil keputusan sendiri. Tidak ada lagi yang menegurnya jika ia pulang terlalu malam atau memaksakan diri saat badan terasa lemah. Hari itu tidak berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Dagangannya tidak terlalu laris. Beberapa mangkuk mie ayam terjual, tetapi tidak cukup untuk menutup biaya belanja bahan. Saat menghitung uang di saku celananya, Pak Ruslan menghela napas panjang. Angkanya selalu terasa kurang, seolah uang itu mengecil setiap kali ia menghitungnya. Ia berhenti di sebuah warung kopi kecil di pinggir jalan untuk beristirahat. Gerobaknya ia sandarkan di dekat tiang listrik yang lampunya sudah redup. Sambil duduk di bangku kayu, ia menyesap kopi hitam yang rasanya pahit dan dingin. Matanya memandang jalan dengan tatapan kosong, memikirkan hal yang sama seperti setiap malam: sampai kapan ia bisa bertahan seperti ini. Terimakasih sudah menonton video ini, Bagi Kalian Yang Suka Dengan Cerita Inspiratif Beserta Pesan Moral Ini Jangan Lupa Dukung Dengan Cara Like, Coment, Share Dan Subscribe Supaya Bisa Terus Mengikuti Video Selanjutnya.. Terima kasih Tag : #horor #misteri #hantu #mistis #penampakan #hororindonesia #ghost #seram #horror #setan #kuntilanak #dunialain #pocong #ceritahoror #viral #mitos #serem #ceritahantu #penampakanhantu #dagelan #creepy #mistisdunia #ceritaseram #film #videohoror #ceritamisteri #filmhoror #filmindonesia #malamjumat #scary #merinding #videohantu #santet #angker #indonesia #serembanget #indonesiapunyacerita #mitosdunia #thriller #disekitarkita #misteridunia #infoviral #genderuwo #makhlukhalus #misterindonesia #tuyul #kesurupan #hororstory #ceritamistis #fakta #horrorchannel #ujinyali #komik #gaib #jurnalrisa #kisahnyata #youtube #videoseram #kuntilanak #ceritahoror #ceritamisterihoror #certamisteri #horor #mistis #ceritamistis