• ClipSaver
  • dtub.ru
ClipSaver
Русские видео
  • Смешные видео
  • Приколы
  • Обзоры
  • Новости
  • Тесты
  • Спорт
  • Любовь
  • Музыка
  • Разное
Сейчас в тренде
  • Фейгин лайф
  • Три кота
  • Самвел адамян
  • А4 ютуб
  • скачать бит
  • гитара с нуля
Иностранные видео
  • Funny Babies
  • Funny Sports
  • Funny Animals
  • Funny Pranks
  • Funny Magic
  • Funny Vines
  • Funny Virals
  • Funny K-Pop

-Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom Agama dalam KK dan KTP скачать в хорошем качестве

-Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom Agama dalam KK dan KTP 8 лет назад

скачать видео

скачать mp3

скачать mp4

поделиться

телефон с камерой

телефон с видео

бесплатно

загрузить,

Не удается загрузить Youtube-плеер. Проверьте блокировку Youtube в вашей сети.
Повторяем попытку...
-Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom Agama dalam KK dan KTP
  • Поделиться ВК
  • Поделиться в ОК
  •  
  •  


Скачать видео с ютуб по ссылке или смотреть без блокировок на сайте: -Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom Agama dalam KK dan KTP в качестве 4k

У нас вы можете посмотреть бесплатно -Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom Agama dalam KK dan KTP или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:

  • Информация по загрузке:

Скачать mp3 с ютуба отдельным файлом. Бесплатный рингтон -Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom Agama dalam KK dan KTP в формате MP3:


Если кнопки скачивания не загрузились НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru



-Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom Agama dalam KK dan KTP

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan seluruh permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan (UU Kependudukan), Selasa (7/11). Putusan Nomor 97/PUU-XIV/2016 dibacakan oleh Ketua MK Arief Hidayat dengan didampingi hakim konstitusi lainnya. “Mengabulkan permohonan para Pemohon untuk seluruhnya. Menyatakan kata ‘agama’ dalam Pasal 61 ayat (1) dan Pasal 64 ayat (1) UU Administrasi Kependudukan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat sepanjang tidak termasuk ‘kepercayaan’,” ucapArief dalam sidang putusan yang digelar di Ruang Sidang Pleno MK. Sejumlah penghayat kepercayaan mendalilkan Pasal 61 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 64 ayat (1) dan ayat (5) UU Administrasi Kependudukan bertentangan dengan prinsip negara hukum dan asas kesamaan warga negara di hadapan hukum. Dalam permohonannya, Nggay Mehang Tana, dkk., mendalilkan bahwa KK dan KTP elektronik memuat elemen keterangan agama di dalamnya, namun khusus bagi penganut kepercayaan kolom agama tersebut dikosongkan sehingga bertentangan dengan Pasal 1 ayat (3), Pasal 27 ayat (1), dan Pasal 28D ayat (1) UUD 1945. Terhadap permohonan tersebut, dalam Pertimbangan Hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Saldi Isra, Mahkamah menilai keberadaan Pasal 61 dan Pasal 64 UU Administrasi Kependudukan bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan dengan terbangunnya database kependudukan secara nasional serta keabsahan dan kebenaran atas dokumen kependudukan yang diterbitkan. Upaya melakukan tertib administrasi kependudukan sebagaimana dimaksud pada pasal a quo sama sekali tidak boleh mengurangi hak-hak warga negara dimaksud termasuk hak atas kebebasan beragama dan berkeyakinan. Saldi menambahkan adanya pernyataan dalam Pasal 61 ayat (2) dan dalam Pasal 64 ayat (5) UU Administrasi Kependudukan yang menyatakan bahwa bagi penghayat kepercayaan kolom “agama” tidak diisi, meski tetap dilayani dan dicatat dalam database Kependudukan, bukanlah dimaksudkan untuk memberikan perlindungan dan jaminan negara bagi warga negara penganut kepercayaan. Hal tersebut semata-mata penegasan tentang kewajiban negara untuk memberikan pelayanan kepada setiap warga negara sesuai dengan data yang tercantum dalam database kependudukan yang memang merupakan tugas dan kewajiban negara. “Berdasarkan seluruh pertimbangan di atas, dalil para Pemohon yang menyatakan bahwa kata atau istilah ‘agama’ dalam Pasal 61 ayat (1) jika dihubungkan dengan Pasal 61 ayat (2) dan kata atau istilah ‘agama’ dalam Pasal 64 ayat (1) jika dihubungkan dengan Pasal 64 ayat (5) UU Administrasi Kependudukan bertentangan dengan prinsip atau gagasan negara hukum, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945, sepanjang tidak dimaknai termasuk ‘kepercayaan’, adalah beralasan menurut hukum,” jelas Saldi. “Berdasarkan uraian di atas, dalil para Pemohon yang menyatakan Pasal 61 ayat (1) dan Pasal 64 ayat (1) UU Administrasi Kependudukan bertentangan dengan Pasal 28D ayat (1) dan Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 sepanjang kata “agama” dalam pasal a quo tidak dimaknai termasuk kepercayaan adalah beralasan menurut hukum,” ucap Saldi. Untuk menjamin hak konstitusional para Pemohon, Mahkamah menegaskan Pasal 61 ayat (2) dan Pasal 64 ayat (5) UU Administrasi Kependudukan kehilangan relevansinya dan juga turut tunduk pada argumentasi perihal pertentangan kata “agama” dalam Pasal 61 ayat (1) dan Pasal 64 ayat (4) UU Administrasi Kependudukan sebelumnya sehingga dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945, dan karenanya tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. “Dengan demikian dalil para Pemohon tentang inkonstitusionalitas Pasal 61 ayat (2) dan Pasal 64 ayat (5) UU Administrasi Kependudukan beralasan menurut hukum,” tegas Saldi. Saldi pun menambahkan pencantuman elemen data kependudukan tentang agama bagi penghayat kepercayaan, hanya dengan mencatatkan yang bersangkutan sebagai “penghayat kepercayaan” tanpa merinci kepercayaan yang dianut di dalam KK maupun KTP-el. Hal tersebut dilakukan agar tertib administrasi kependudukan dapat terwujud serta mengingat jumlah penghayat kepercayaan dalam masyarakat Indonesia sangat banyak dan beragam, maka begitu juga dengan penganut agama lain. (ARS/LA)

Comments
  • Opsi - Setelah Kepercayaan Diadministrasikan (1) 8 лет назад
    Opsi - Setelah Kepercayaan Diadministrasikan (1)
    Опубликовано: 8 лет назад
  • -Sopir Ajukan Uji Materi UU Telekomunikasi 9 лет назад
    -Sopir Ajukan Uji Materi UU Telekomunikasi
    Опубликовано: 9 лет назад
  • Alasan Mendagri Mengosongkan Kolom Agama 11 лет назад
    Alasan Mendagri Mengosongkan Kolom Agama
    Опубликовано: 11 лет назад
  • Sidang Perkara Nomor 40, 43/PUU-XXIV/2026. Kamis, 5 Februari 2026. Трансляция закончилась 2 дня назад
    Sidang Perkara Nomor 40, 43/PUU-XXIV/2026. Kamis, 5 Februari 2026.
    Опубликовано: Трансляция закончилась 2 дня назад
  • Buah Perjuangan Panjang Penghayat Kepercayaan 1 год назад
    Buah Perjuangan Panjang Penghayat Kepercayaan
    Опубликовано: 1 год назад
  • Opsi - Setelah Kepercayaan Diadministrasikan (4) 8 лет назад
    Opsi - Setelah Kepercayaan Diadministrasikan (4)
    Опубликовано: 8 лет назад
  • -Ahli Pemerintah: Penodaan Agama Merupakan Persoalan Serius 8 лет назад
    -Ahli Pemerintah: Penodaan Agama Merupakan Persoalan Serius
    Опубликовано: 8 лет назад
  • Para Penghayat Nusantara 8 лет назад
    Para Penghayat Nusantara
    Опубликовано: 8 лет назад
  • Sidang Perkara Nomor 16, 19, 22/PUU-XXIV/2026. Jum'at, 6 Februarii 2026. Трансляция закончилась 1 день назад
    Sidang Perkara Nomor 16, 19, 22/PUU-XXIV/2026. Jum'at, 6 Februarii 2026.
    Опубликовано: Трансляция закончилась 1 день назад
  • Hidup Berbeda Agama dalam Satu Atap di Kampung Sawah | Special Content 7 лет назад
    Hidup Berbeda Agama dalam Satu Atap di Kampung Sawah | Special Content
    Опубликовано: 7 лет назад
  • -Sah Menjadi UU, MK Kabulkan Penarikan Uji UU Ormas 8 лет назад
    -Sah Menjadi UU, MK Kabulkan Penarikan Uji UU Ormas
    Опубликовано: 8 лет назад
  • SOLEMAN B PONTO: LISTYO SIGIT TERLIHAT JENUH DAN TAK BISA TIDUR 3 часа назад
    SOLEMAN B PONTO: LISTYO SIGIT TERLIHAT JENUH DAN TAK BISA TIDUR
    Опубликовано: 3 часа назад
  • Abraham Samad Blak-blakan usai Dipanggil Prabowo ke Kertanegara 6 дней назад
    Abraham Samad Blak-blakan usai Dipanggil Prabowo ke Kertanegara
    Опубликовано: 6 дней назад
  • Sidang Perkara Nomor 168/PUU-XXIII/2025. Rabu, 4 Februari 2026. Трансляция закончилась 3 дня назад
    Sidang Perkara Nomor 168/PUU-XXIII/2025. Rabu, 4 Februari 2026.
    Опубликовано: Трансляция закончилась 3 дня назад
  • Kenalkah Kamu dengan 4 года назад
    Kenalkah Kamu dengan "Kepercayaan"?
    Опубликовано: 4 года назад
  • Bocor! 17 Jendral TNI Bakal Gugat Penyidik PMJ Paska Berkas Roy Suryo Cs P-19 Di Kejaksaan! |INDEPTH 1 день назад
    Bocor! 17 Jendral TNI Bakal Gugat Penyidik PMJ Paska Berkas Roy Suryo Cs P-19 Di Kejaksaan! |INDEPTH
    Опубликовано: 1 день назад
  • Dijuluki 9 лет назад
    Dijuluki "Raja Syirik", Ini Jawaban Bupati Purwakarta
    Опубликовано: 9 лет назад
  • Dlaczego marszałek Sejmu nie przechodzi lustracji? Jakubiak ujawnia problem | PPT 2/2 2 часа назад
    Dlaczego marszałek Sejmu nie przechodzi lustracji? Jakubiak ujawnia problem | PPT 2/2
    Опубликовано: 2 часа назад
  • MK Tolak Penghapusan Kolom Agama di KTP, Gimana Awal Mula Ia Diterapkan? | Narasi Daily 1 год назад
    MK Tolak Penghapusan Kolom Agama di KTP, Gimana Awal Mula Ia Diterapkan? | Narasi Daily
    Опубликовано: 1 год назад
  • Sidang Perkara Nomor 17, 20, 23/PUU-XXIV/2026. Jum'at, 6 Februari 2026. Трансляция закончилась 1 день назад
    Sidang Perkara Nomor 17, 20, 23/PUU-XXIV/2026. Jum'at, 6 Februari 2026.
    Опубликовано: Трансляция закончилась 1 день назад

Контактный email для правообладателей: u2beadvert@gmail.com © 2017 - 2026

Отказ от ответственности - Disclaimer Правообладателям - DMCA Условия использования сайта - TOS



Карта сайта 1 Карта сайта 2 Карта сайта 3 Карта сайта 4 Карта сайта 5