У нас вы можете посмотреть бесплатно Merayakan Tradisi Slametan Tembakau di Lereng Gunung Sumbing или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Bagi masyarakat di Dusun Dukuh Seman, Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, sosok Ki Ageng Makukuhan bukan hanya dikenal sebagai penyebar agama Islam. Tetapi juga diyakini sebagai pembawa benih tanaman tembakau. Tak mengherankan jika setiap memasuki bulan Muharram dalam kalender Jawa atau dikenal sebagai bulan Suro, warga di salah satu dusun terakhir di lereng Gunung Sumbing ini tumpah ruah ke jalan menggelar selamatan tembakau atau "slametan mbako" dalam wujud kirab Bumi Makukuhan. Awan gelap yang menyelimuti langit dan Gunung Sumbing pagi itu, menemani ratusan warga yang mayoritas petani tembakau untuk berjalan kaki menuju pesarean Ki Ageng Makukuhan. Mengenakan busana adat jawa, mereka memanggul gunungan hasil bumi yang menjadi simbol kemakmuran warga Dukuh Seman. Tak lupa, masyarakat yang berada di ketinggian seribu tiga ratusan Meter Diatas Permukaan Laut ini juga menyertakan sejumlah piranti kesenian. Mulai dari jaran kepang, gong, dan wayang kulit. Termasuk alat tradisional untuk mengiris atau merajang daun tembakau yang disebut cacak. Dalam tradisi ritual tahunan itu, juga dilakukan pergantian kain lurup atau luwur, berupa kain mori putih penutup pesarean Ki Ageng Makukuhan. Kepala Desa Wonosari Agus Parmuji mengatakan ritual penempatan lurup sebagai tradisi masyarakat di desanya. Inti tradisi ini adalah bersyukur atas segala karunia dari Tuhan, dan memohon ampun atas segala kesalahan, terbebas dari kesengsaraan serta berdoa permohonan rezeki. “Khoul Ki Ageng Makukuhan sebagai sebuah tradisi. Ki Ageng Makukuhan adalah tokoh agama, tokoh kesenian dan juga tokoh pertanian. Ia mengajarkan cara bertani,” katanya. Bupati Temanggung, Agus Setyawan mengatakan Ki Ageng Makukuhan merupakan waliyullah yang menjadi pahlawan di bidang pertanian. “Doa bersama yang diharapkan warga dapat berdampak positif serta membawa limpahan berkah bagi para petani, termasuk di dalamnya sektor pertembakauan,” ujar Agus Gondrong. #temanggung #bupatitemanggung #tembakau