У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴Serangan Kejutan! 160 Tentara AS di Dubai Dibom Rudal & Drone Iran, Israel Hindari Perang Panjang или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM- Kementerian Pertahanan Qatar mengumumkan berhasil mencegat tujuh rudal balistik yang memasuki wilayah udaranya. Selain itu, Qatar berhasil menembak jatuh dua pesawat SU-24 dan lima drone pda Senin (2/3). Dilaporkan, pencegatan rudal ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat (AS), dan Israel. Kendati demikian, asal usul rudal itu belum dapat dipastikan. Namun, Pemerintah Qatar meyakinkan masih memiliki stok rudal pencegat Patriot yang cukup. Stok rudal masih, kendati beberapa kali digunakan dalam tiga hari terakhir. Dikutip dari anadolu ajansi pada Selasa (3/3), Kementerian tersebut menekankan angkatan bersenjata Qatar memiliki kemampuan yang bagus untuk melindungi kedaulatan dan wilayah negara. Selain itu, Qatar juga mampu menanggapi dengan tegas setiap ancaman eksternal. Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan tindakan pencegahan telah dilakukan. Tentunya, hal itu dilakukan sesuai dengan rencana operasional yang telah ditetapkan. Terkini, Kementerian Pertahanan Iran menyerukan kepada warga negara hingga penduduk agar tetap tenang. Pihaknya, meminta para warga mengikuti instruksi resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang keamanan. Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan terkait operasi militer Israel bersama Amerika Serikat terhadap Iran. Netanyahu meyakinkan warga Amerika bahwa konflik dengan Iran tidak akan berkepanjangan, meski serangan terus berlangsung. Netanyahu menekankan bahwa serangan bersifat terbatas dan strategis. Serangan ini bertujuan menciptakan kondisi bagi perubahan dan perdamaian, bukan konflik tanpa batas waktu. "Anda tidak akan mengalami perang tanpa akhir," tegas Netanyahu. Ia menambahkan bahwa kehancuran rezim Iran akan membuka jalan bagi perdamaian dan kesepakatan baru di kawasan, termasuk dengan negara-negara Arab seperti Arab Saudi. Dikutip dari Fox News, hal ini disampaikan Netanyahu dalam pidatonya pada Senin (2/3/2026). Netanyahu menyebut serangan yang dilakukan terhadap rezim Iran untuk menciptakan kondisi bagi perubahan dan perdamaian, bukan konflik tanpa batas waktu. "Anda tidak akan mengalami perang tanpa akhir," tegas Netanyahu. Netanyahu meyakinkan warga Amerika bahwa kehancuran rezim Iran akan membuka jalan bagi perdamaian dan kesepakatan baru di kawasan. Netanyahu menilai Iran fanatik dan terus mengembangkan program nuklir serta rudal balistik. Tanpa tindakan tegas saat ini, Iran bisa mengancam Amerika dan negara-negara lain di kawasan. "Alasan mengapa kita harus bertindak sekarang adalah karena mereka sudah bertindak," kata Netanyahu, seraya menjelaskan bahwa bunker bawah tanah dan situs baru Iran akan membuat program rudal balistik dan nuklir mereka sulit dihentikan jika ditunda. Netanyahu menegaskan perlunya pemimpin tegas seperti Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengambil tindakan saat ini. Hal ini sekaligus menekankan kerja sama sebelumnya telah menghasilkan empat perjanjian perdamaian. Selain itu, upaya melawan Iran akan memungkinkan tercapainya lebih banyak kesepakatan. Netanyahu percaya kehancuran rezim Iran akan memungkinkan rakyat Iran membentuk pemerintahan demokratis baru. Netanyahu juga menekankan langkah yang dilakukan untuk membuka peluang perdamaian dengan negara-negara Timur Tengah. (Tribun-Video.com/Adila Ulfa Muna Risna)