У нас вы можете посмотреть бесплатно Pendamping Desa Bicara Jujur: Antara Tugas Negara dan Realitas di Lapangan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dalam video ini, seorang pendamping desa menyampaikan pandangan dan pengalaman lapangan mengenai dinamika pembangunan desa, khususnya dalam konteks kebijakan Dana Desa, tata kelola pemerintahan desa, serta hubungan antara regulasi pusat dan kebutuhan riil masyarakat desa. Sebagai aktor yang berada di garis depan implementasi kebijakan, pendamping desa berada pada posisi strategis sekaligus dilematis: di satu sisi menjadi perpanjangan tangan negara, di sisi lain menjadi saksi langsung berbagai persoalan desa. Pendamping desa melihat secara nyata bahwa desa-desa di Indonesia memiliki karakteristik yang sangat beragam. Ada desa yang relatif maju dan dekat dengan pusat pertumbuhan, namun tidak sedikit desa yang masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur dasar, dan akses pelayanan publik. Perbedaan ini sering kali tidak sepenuhnya terakomodasi dalam kebijakan yang bersifat seragam dan berbasis target nasional. Dalam praktik pendampingan, sering muncul tantangan ketika regulasi yang ditetapkan dari pusat tidak selaras dengan hasil musyawarah desa. Musdes sebagai ruang demokrasi lokal kerap kehilangan daya putus karena desa harus menyesuaikan diri dengan prioritas penggunaan Dana Desa yang telah ditentukan sebelumnya. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar: sejauh mana desa masih memiliki ruang kedaulatan dalam menentukan arah pembangunannya sendiri? Pendamping desa juga menyoroti meningkatnya beban administratif dan pelaporan yang harus dipenuhi oleh pemerintah desa. Fokus aparatur desa sering tersedot pada kepatuhan dokumen, sehingga energi untuk inovasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi terbatas. Dalam situasi seperti ini, pendamping desa tidak hanya dituntut memahami regulasi, tetapi juga berperan sebagai mediator, penerjemah kebijakan, dan penyeimbang antara kepentingan negara dan kebutuhan masyarakat desa. Di sisi lain, pendamping desa menegaskan bahwa Dana Desa tetap membawa dampak positif yang signifikan. Infrastruktur dasar, kegiatan pemberdayaan, serta penguatan ekonomi lokal di banyak desa tidak bisa dilepaskan dari kehadiran Dana Desa. Namun, manfaat tersebut akan jauh lebih optimal apabila desa diberi ruang fleksibilitas yang lebih besar, dengan tetap menjunjung prinsip akuntabilitas dan transparansi. Melalui diskusi ini, pendamping desa mengajak semua pihak—pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepala desa, dan masyarakat—untuk kembali menempatkan desa sebagai subjek pembangunan. Pendamping desa tidak hanya dibutuhkan sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai mitra kritis dalam memastikan bahwa kebijakan desa benar-benar berpihak pada kesejahteraan warga. Video ini menjadi refleksi bersama bahwa membangun desa tidak cukup dengan regulasi dan anggaran semata, tetapi memerlukan kepercayaan, dialog, dan penghormatan terhadap keragaman desa di Indonesia. #PendampingDesa #DanaDesa #SuaraDesa #PembangunanDesa #DesaMandiri #TataKelolaDesa #BerpihakPadaDesa --- Mau Punya komuntas Seprofesi ? TPP, / PEMDES /KOPDES / BUMDES ? gabung WA Grop Eksklusif... Investasi sekali seumur hidup 50K klik dn pilih : https://s.id/WADESA Karena bertumbuh itu jauh lebih indah bila dilakukan bersama, bukan sendirian. 🌱 #mytvdesa #tvdesa #desa #Kemendesa #Kemendagri #desainstitute #desamerdeka #desaisme #desa #perdesaan #tvdesalokal