У нас вы можете посмотреть бесплатно Paman Siswa SMP di Bandung Korban Pembunuhan di Eks Kampung Gajah Bongkar Kelakuan Pelaku или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Paman korban, Undang Supriatna, mengungkapkan sejumlah hal terkait sosok YA, terduga pelaku pembunuhan siswa SMP di bekas objek wisata Kampung Gajah. Undang menyebut, keluarga sejak awal sudah menaruh kekhawatiran terhadap perilaku pelaku, sehingga korban sempat diminta menjauh dan tidak lagi berteman. Undang menceritakan, pada hari kejadian (9/2/2026) ZA berangkat sekolah seperti biasa. Namun sejak pagi, korban tidak kembali pulang ke rumah. Keluarga mulai cemas setelah menerima pesan WhatsApp dari ponsel ZA yang dikirim ke salah satu temannya. Dalam pesan itu, korban diduga sempat menyampaikan bahwa dirinya diculik. Belakangan diketahui, ternyata yang mengirim pesan tersebut adalah pelaku sendiri. Setelah menghabisi nyawa ZA, pelaku mengambil dan menguasai hp lalu mengirim pesan seolah korban masih hidup. Menurut Undang, korban dan pelaku sebenarnya pernah berteman saat masih sekolah di Garut. Saat itu ZA masih kelas 6 SD di Garus,s atu sekolah dengan YA. Namun Undang menganggap bahwa korban dengan YA bukan sebagai teman. Pasalnya ZA pernah bercerita kerap kali dibully hingga dipalakin oleh YA. Keluarga ZA bahkan sudah mengultimatum YA untuk tidak lagi menemui. Atas kejadian itulah keluarga memutuskan untuk memindahkan ZA dari Garut ke Bandung. Upaya tersebut juga atas pertimbangan kelakuan YA yang diduga mengalami penyimpangan seksual. Ia menyebut, keluarga melarang korban berteman lagi dengan YA karena menilai perilaku pelaku berpotensi membahayakan. “Kita keluarga kenapa gak memperbolehkan berteman karena perilakunya sendiri, karena secara moral dan akhlak bisa berbahaya,” ujarnya. Sementara itu, polisi mengungkap pelaku diduga telah merencanakan pembunuhan terhadap korban. Pelaku disebut berangkat dari Garut membawa senjata tajam yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa ZA. Akibat aksi tersebut, korban meninggal dunia setelah mengalami luka benda tumpul di bagian kepala serta delapan luka tusuk pada bagian perut. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Alasan Pelajar SMP Tidak Mau Berteman Sampai Dibunuh di Kampung Gajah, Kelakuan Pelaku Terbongkar, https://bogor.tribunnews.com/berita-m.... Program: Live Tribunnews Update Host: Rima Anggi Pratiwi Editor Video: Januar Imani Ramadhan Reporter: Rahmat Kurniawan