У нас вы можете посмотреть бесплатно BNN Tangkap Dewi Astutik, Otak Penyelundupan 2 Ton Sabu Senilai Rp5 Triliun | Tirto Recap или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama tim gabungan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dan Interpol meringkus Dewi Astutik alias Mami di Sihanoukville, Kamboja, Senin (1/12). Dewi adalah jaringan narkoba internasional, Golden Triangle. Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto, sebut, penangkapan Dewi Astutik dilakukan melalui operasi gabungan dengan kepolisian Kamboja. Diketahui, Dewi juga menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan. "Operasi ini mendapat dukungan penuh dari Atase Pertahanan RI di Kamboja dan BAIS TNI yang berperan penting dalam pemetaan pergerakan lintas negara serta koordinasi regional," Kata Suyudi dalam jumpa pers, Selasa (2/12). Dewi ditangkap saat pelaku sedang di lobi sebuah hotel. Dewi ditangkap tanpa ada perlawanan. Setelah diamankan, kata Suyudi, Dewi langsung dipindahkan ke Phnom Penh untuk proses interogasi sebagai verifikasi identitas guna dilakukan pemulangan ke negara Indonesia. "Dewi Astutik selanjutnya akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara," ungkapnya. Dewi diduga menjadi otak di balik penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2 ton yang berhasil dibongkar oleh Desk Pemberantasan Narkoba yang terdiri atas BNN RI, TNI, Bea Cukai, dan Polri pada Mei 2025. Sabu itu diselundupkan menggunakan kapal motor dari Thailand ke perairan Kepulauan Riau. Ia juga terkait beberapa kasus besar yang berhubungan dengan jaringan Golden Crescent pada 2024. Dalam jaringan internasional ini, Dewi diduga berperan menjadi pengambil dan distribusi narkotika berbagai jenis, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, dengan tujuan negara Asia Timur dan Asia Tenggara. "BNN menegaskan bahwa penindakan tidak berhenti pada penangkapan, tetapi akan berlanjut pada pembongkaran seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif dan terorganisir," kata dia. Penulis/Editor: Muhammad Fadli Rizal Produser: Dena Novita #TirtoRecap