У нас вы можете посмотреть бесплатно Kenapa yang Terluka Diminta Sabar, Padahal Allah Tidak Pernah Memerintahkan Itu? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kita sering diajari bahwa sabar berarti diam. Menahan diri, tidak membalas, dan menerima semuanya tanpa suara. Tapi seiring waktu, banyak dari kita justru merasa lelah, sesak, dan pelan-pelan kehilangan diri. Video ini bukan untuk menghakimi siapa pun. Ini adalah ruang untuk berhenti sejenak dan bertanya dengan jujur: apakah cara kita memahami sabar selama ini benar-benar menenangkan, atau justru sedang membebani hati tanpa kita sadari? Di Jendela Filsafat, kita mencoba melihat sabar bukan sebagai kewajiban yang mematikan rasa, tapi sebagai sikap batin yang menjaga diri tetap utuh di hadapan Allah. Tentang kapan diam memang dibutuhkan, dan kapan bersikap dengan tenang justru menjadi bagian dari kesabaran itu sendiri. Video ini mengajak kita merenung, bukan untuk mencari siapa yang paling benar, tetapi untuk menemukan makna sabar yang lebih jujur, lebih manusiawi, dan lebih dekat dengan cara Allah memandang hamba-Nya. Jika Anda sedang berada di titik lelah, merasa harus kuat sendirian, atau bingung antara sabar dan menekan diri, video ini untuk Anda. Silakan dengarkan dengan pelan, dan jika berkenan, bagikan satu kalimat di kolom komentar tentang arti sabar yang sedang Anda pelajari hari ini. #SabarBukanDiam #MaknaSabar #RenunganIslam #AllahMahaMengetahui #HijrahHati #BelajarSabar #jendelafilsafat