У нас вы можете посмотреть бесплатно Dua Sekolah Masih Terkubur Lumpur Banjir или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar | Pidie Jaya SERAMBINEWS.COM, PIDIE JAYA - Genangan lumpur banjir bandang yang semula menutupi gedung sekolah, kini mengeras menjadi tanah. Material itu mengubur dua sekolah dengan tingkat keparahan bervariasi. Ketinggian lumpur di beberapa bagian telah melewati jendela ruang belajar dan hampir menyentuh atap. Seluruh ruang kelas, perpustakaan, dan musala tertimbun. Kedua sekolah tersebut adalah SMP Negeri 1 Meurah Dua dan SMA Negeri 2 Meureudue di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan belajar mengajar kini dialihkan ke tenda darurat yang dipasang di halaman sekolah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pidie Jaya, terdapat 146 unit sekolah yang rusak akibat banjir bandang. Rinciannya meliputi 25 TK/PAUD, 61 SD, 20 SMP, 8 SMA, 1 SMK, 2 RA, 16 MI, 9 MTs, dan 3 MA. Kepala SMP Negeri 1 Meurah Dua, M. Yusuf, mengatakan proses belajar mengajar telah dimulai pada Senin, 5 Januari 2026. Awalnya kegiatan dipindahkan ke SD Negeri 1 Meurah Dua selama seminggu sebelum akhirnya kembali ke lokasi sekolah dengan menggunakan tenda darurat. Belajar di tenda terasa tidak nyaman akibat suhu yang panas. Sekolah berencana memasang kipas angin untuk mengatasi hal tersebut. Jumlah pelajar di sekolah itu mencapai 87 orang dengan 13 guru berstatus PNS/PPPK dan sisanya adalah guru bakti. Tingkat kehadiran siswa baru mencapai sekitar 80 persen. Banyak siswa yang menjadi korban banjir kesulitan mengakses sekolah karena kondisi jalan yang masih rusak, seperti di Gampong Blang Awe. Kendala lain adalah hilangnya seragam sekolah akibat tersapu banjir bandang. (*) Narator: Syita Video Editor: Muhammad Anshar =========== Syedara Lon, jangan lupa SUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT. Update video viral lainnya: http://bit.ly/serambivideo Update berita terpopuler lainnya: http://bit.ly/SerambinewsPopuler Update info terkini via Serambinews.com: https://aceh.tribunnews.com/ Follow akun Instagram https://bit.ly/IGserambinews Follow akun Twitter http://bit.ly/TwitterSerambinews Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBserambinews Follow akun TikTok http://bit.ly/tiktokserambinews