У нас вы можете посмотреть бесплатно DUA DUNIA — Short Film или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
SHORT FILM — DUA DUNIA Mapel : Sosiologi (Bab Integrasi) Guru Pembimbing : Bu Della Choirunnisa S.Pd Kelas : XI-I Sekolah : SMAN 2 TUBAN Anggota Kelompok O3 1. Andhika Habib. B ( O3 ) 2. Aurel Dinda Novita ( O6 ) 3. Devianna Dinda P ( 1O ) 4. Dicky Ramadhan P.U ( 12 ) 5. Naysabila Azura ( 21 ) 6. Talita Salsabila K ( 32 ) 7. Veysha Khaila Ahmaira ( 34 ) Cast 1. Andhika As Rian 2. Aurel As Maya 3. Devianna As Nadya 4. Dicky As Bima 5. Naysabila As Bu Sari (Ibu Rian) 6. Talita As Lina 7. Veysha As Bu Ratna (Bu RT) Sinopsis : Drama ini mengisahkan tentang gesekan sosial antara warga lama di sebuah perumahan elit dengan kehadiran Rian, seorang pemuda sederhana dari kampung yang baru saja pindah ke lingkungan tersebut. Sejak awal kedatangannya, Rian dan keluarganya dipandang sebelah mata, terutama oleh Maya, seorang siswi sombong yang merasa kehadiran orang "kelas bawah" akan merusak citra eksklusif kompleks mereka. Ketegangan mulai memuncak saat terjadi serangkaian tuduhan tanpa bukti terhadap Rian. Mulai dari tudingan penggelapan dana kas keamanan hingga tuduhan pencurian ponsel milik Nadya. Prasangka buruk yang dipicu oleh perbedaan status sosial membuat Rian merasa terpojok dan hampir memutuskan untuk pindah karena lelah menjadi "kambing hitam" atas setiap masalah yang terjadi. Namun, kebenaran akhirnya terungkap melalui rekaman CCTV dan pengakuan Bima. Terbukti bahwa hilangnya barang tersebut hanyalah kecerobohan Nadya sendiri, bukan karena perbuatan Rian. Momen ini menjadi titik balik bagi Maya untuk menyadari bahwa kesombongan dan rasa takut akan "turun derajat" telah membutakan nuraninya. Drama ini berakhir dengan pesan damai yang kuat, bahwa martabat seseorang tidak ditentukan oleh kekayaan, melainkan oleh sikap dan kejujuran. Tembok perumahan mungkin bisa membatasi bangunan, namun tidak boleh membatasi rasa kemanusiaan dan kebersamaan antar sesama.