У нас вы можете посмотреть бесплатно MEMATIKAN DIRI SEBELUM MATI - BUYA ARRAZY HASYIM или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
MEMATIKAN DIRI SEBELUM MATI - BUYA ARRAZY HASYIM Kajian ini dilatar belakangi oleh pemahaman Tarekat Naqsyabandiyah mengenai konsep mematikan diri sebelum mati. Bagaimana mungkin merasakan mati, jika saat ini kita masih hidup. Secara umum kematian adalah terpisahnya antara jasad dan jiwa manusia, sehingga jasad manusia tidak berfungsi lagi dan lama-kelamaan akan menjadi bangkai. Memang pernah terdengar ditelinga kita, bahwa ada sebagian manusia yang pernah merasakan mati Suri. Tetapi kematian tersebut dilakukan dengan tidak sengaja dan secara terus-menerus. Menurut lmu Thanatologi (ilmu kedokteran), Mati Suri (Apparent death/Suspended animation) Adalah penurunan fungsi organ vital sampai saraf minimal yang reversible. Sehingga diketahui ternyata hidup lagi setelah dinyatakan mati. Mati suri sering ditemukan pada kasus keracunan obat tidur, tersengat listrik atau tersambar petir,dan tenggelam. Agama Islam memandang bahwa kematian adalah terpisahnya jasad dan jiwa manusia, sehingga akan menempuh alam selanjutnya yaitu“Alam Kubur/Barzah”, bagi orang yang taat menjalankan segala perintah Allah, maka akan selamat dari siksa kubur, namun sebaliknya bagi orang yang selalu berbuat dosa, maka akan merasakan siksaan tersebut hingga sampai datangnya hari kiamat. Untuk itu Islam mengajarkan agar selalu mengingat kematian, sehingga akan tumbuh kesadaran bahwa setiap manusia yang hidup saat ini pasti menghadapi kematian. Maka rasa semangat untuk mendekatkan diri kepada Allah akan tumbuh pada diri seseorang. Jadi, adakah ajaran Islam yang menganjurkan kepada umatnya untuk mematikan diri sebelum mati?, serta apakah sama mati suri dengan mati yang dilakukan oleh jama‟ah tarekat Naqsyabandiyah?, atau apakah seseorang harus bunuh diri dahulu, sehingga merasakan kematian.? Berbagai persepsi yang tumbuh dibenak kita. ternyata mematikan diri sebelum mati dalam pandangan Tarekat Naqsyabandiyah adalah seorang salik belajar mati sebelum mati yang sesungguhnya. Artinya, membayangkan dirinya (salik) seakan-akan telah mati seperti : dimandikan, dikafani, di sholatkan, hingga sampai diantar masukkan keliang lahat (dalam kubur). Sehingga hati akan selalu dekat dengan Allah Swt, dan tidak tertipu dengan kenikmatan dunia yg sifatnya sementara ini. Tujuannya adalah mematikan hawa nafsu, ketika beribadah kepada Allah Swt seperti zikir, sholat, dan lain sebagainya). Sehingga seorang salik ikhlas beribadah hanya semata-mata mengharapkan keridhaan-Nya. Narasumber : Ustadz DR. Arrazy Hasyim, Lc, MA (Semoga ALLAH Memberkahi dan Merahmatinya) Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam bersabda : مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ "Siapa yang menunjukkan suatu kebaikan dia akan mendapatkan pahala seperti yang melakukannya.” Dengan menyebarkan suatu kebaikan, insyaallah sekecil apapun itu akan menjadikan amal kebaikan dan bekal untuk kita nanti di akhirat. Sebarkan seluas-luasnya kebaikan dengan membagikan video ini, subscribe channel, dan aktifkan notifikasi untuk mendapatkan ilmu dan informasi terbaru dari Ustadz DR Arrazy Hasyim, Lc, MA Mari kita Mempererat Ukhuwah Islamiyah, Menjadi Ummat Terbaik dengan Saling Menasehati, Silahkan Share Video ini Kepada Sahabat, Keluarga dan Orang orang yang Kita Cintai karena Allah Ta'ala. Jazakallahu Khairan Jangan lupa Subscribe juga : ========================== Channel Ribath Nouraniyyah ========================== Sumber Vidio : Ribath Nouraniyyah #makrifat #arrazyhasyim #kajianbuyaarrazyhasyim #hikam #hikmah #ceramah #atthariqalfarisi