У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴Israel Buru Putra Khamenei yang Menjadi Penerus Pemimpin Tertinggi Iran или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengungkap langkah militer selanjutnya setelah kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu (28/2/2026). Katz menyebut Israel bakal terus mengancam siapa pun yang menjadi pengganti Khamenei. Israel bahkan merencakan pembunuhan terhadap pemimpin tertinggi selanjutnya yang dipilih oleh rezim Iran. Keterangan tersebut disampaikan Katz melalui unggahannya di platform X. Katz bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bakal melancarkan aksi tersebut dalam tujuan "Operasi Roaring Lion". Militer Israel bakal dikerahkan untuk bersiap dan bertindak dengan segala cara agar misi dapat tercapai. Tak hanya itu, Israel dilaporkan bakal menggandeng Amerika Serikat kembali untuk melancarkan tujuan tersebut. Sementara itu, Qatar mengklaim bahwa mereka telah mengungkap jaringan mata-mata Iran. Jaringan tersebut diduga berkaitan dengan Korps Garda Revolusi iran (IRGC). Kantor Berita Qatar (QNA) menyebut jaringan itu memiliki lokasi dan koordinat fasilitas hingga instalasi sensitif, Selasa (3/3/2026). Mata-mata itu juga dilengkapi perangkat komunikasi lainnya. Pihak Qatar telah melakukan operasi pemantauan dan pelacakan presisi untuk mengungkap jaringan itu. Penangkapan oleh Qatar disebut berhasil meringkus 10 orang tersangka. Tujuh orang disebut memiliki tugas dalam misi spionase untuk mengumpulkan intelijen tentang infrastruktur vital dan militer negara. Sedangkan tiga lainnya bertugas untuk melakukan sabotase dan dilatih dalam penggunaan drone. (*)