У нас вы можете посмотреть бесплатно Majelis Ilmu: Menuntut Ilmu untuk Bekal Akhirat или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Video ini dibangun atas dua disiplin ilmu utama: Ilmu Tasawuf (Akhlak/Spiritualitas) dan Ilmu Pendidikan Islam (Tarbiyah). Dari perspektif tasawuf, video menggali konsep penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) melalui ikhtiar menuntut ilmu, di mana masjid difungsikan sebagai “terminal rohani” untuk mengisi bekal perjalanan menuju Allah (safar ilallah). Proses transformasi karakter dari kegelapan jiwa (jahiliyyatun nafs) menuju pencerahan (nur) divisualisasikan melalui metafora cahaya dan perjalanan, yang merupakan pendekatan klasik dalam literatur sufistik. Dari disiplin ilmu pendidikan Islam, video menekankan konsep ilmu nafi’ (ilmu yang bermanfaat) sebagai investasi abadi yang tidak terputus pahalanya (amal jariyah). Aktivitas belajar di majelis masjid direpresentasikan sebagai bentuk tarbiyah jamaiyyah (pendidikan kolektif) yang memperkuat ikatan ukhuwah dan transmisi ilmu secara bersambung (sanad). Pendekatan visual dan naratif dirancang untuk memengaruhi kecerdasan emosi-spiritual (ESQ) penonton, membangkitkan kesadaran intrinsik akan urgensi ilmu agama sebagai fondasi hidup di dunia dan bekal akhirat. QS. Al-Mujadilah (58): Ayat 11 – Sumber utama pesan tentang pengangkatan derajat orang berilmu. Hadits Riwayat Muslim – Kitab: Shahih Muslim, Kitab Adz-Dzikr wa Ad-Du’a, Bab Fadhlul Ijtima’ ‘ala Tilawatil Qur’an wa ‘ala Adz-Dzikr, No. 2699. “Dan siapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” Hadits Riwayat Ibnu Majah – Kitab: Sunan Ibnu Majah, Kitab Al-Muqaddimah, Bab Fadlu Al-‘Ulama wa Al-Hats ‘ala Thalab Al-‘Ilmi, No. 224. “Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi.” Kitab: Ihya’ Ulumuddin, Imam Al-Ghazali – Jilid 1, Bab Bayanu Fadhlil ‘Ilmi wa Al-‘Ulama. Halaman 12-15 (tergantung cetakan). Membahas bahwa ilmu adalah cahaya (nur) yang menerangi hati dan jalan hidup. Kitab: Ta’lim al-Muta’allim, Syaikh Az-Zarnuji – Bab Al-Himmah fi Thalab Al-‘Ilmi. Halaman 5-7. Menekankan pentingnya niat, adab, dan kesungguhan dalam menuntut ilmu. #BelajarAgama #MajelisIlmu #BekalAkhirat #CahayaIlmu #TuntutIlmu