У нас вы можете посмотреть бесплатно Kesunahan dalam Wudhu | Fathul Qorib Kyai Nasta'in (08/07/25) :: BACA DESKRIPSI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#kesunahanwudhu #wudhu #fathulqorib #masjiddaarussalaam #griyasekargading Kesunatan Wudhu dalam Islam Kesunatan wudhu mencakup berbagai aspek yang memperindah dan menyempurnakan ibadah. Secara umum, terdapat antara 10 hingga 50 kesunatan yang telah disebutkan oleh para ulama. Kesunatan-kesunatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi juga menunjukkan kedalaman pengetahuan tentang tata cara wudhu dalam Islam. Beberapa kesunatan yang sering disebutkan antara lain adalah membaca bismillah sebelum wudhu, membasuh anggota tubuh secara berurutan, mengusap kepala dengan tangan yang dibasahi, serta melakukan berbagai tindakan sunah seperti berkumur, memasukkan air ke hidung (istinsyak), dan mengusap telinga. Batasan dan Ketentuan Anggota Wudhu Dalam praktiknya, setiap anggota tubuh yang wajib dibasuh memiliki batasan tertentu yang perlu diperhatikan agar wudhu sah. Misalnya, rambut yang dibasuh tidak boleh keluar dari area kepala. Kaki pun harus dibasuh hingga mata kaki. Hal ini menjadi bagian penting dari syarat sah dan kesempurnaan wudhu. Selain itu, niat menjadi bagian pokok dan harus diucapkan, baik dalam hati maupun secara lisan, sebelum memulai wudhu. Urutan dan Konsistensi dalam Wudhu Wudhu yang sah dilakukan dengan memperhatikan urutan yang benar, dimulai dari wajah, tangan, kepala, hingga kaki. Meskipun ada bentuk minimalis dengan sekali basuhan, setiap bagian tetap harus terkena air secara sempurna. Pelanggaran terhadap urutan dapat membuat wudhu menjadi tidak sah. Maka dari itu, penting untuk memahami susunan dan keteraturan dalam setiap gerakan wudhu. Membaca Bismillah dan Keberkahan Membaca bismillah sebelum memulai wudhu merupakan salah satu sunah utama. Jika seseorang lupa membacanya di awal, dianjurkan untuk membacanya sebelum wudhu selesai. Hal ini tidak hanya menyempurnakan wudhu, tetapi juga menghadirkan keberkahan dalam ibadah. Menariknya, anjuran membaca bismillah juga berlaku saat hendak makan, sebagai perlindungan dari gangguan setan dan sebagai bentuk doa. Kebersihan dalam Praktik Wudhu Wudhu bukan hanya ritual penyucian spiritual, tetapi juga tindakan menjaga kebersihan fisik. Membasuh tangan hingga pergelangan dengan teliti agar tidak ada najis yang tertinggal adalah bagian dari kesunatan. Niat juga perlu ditanamkan dengan penuh kesadaran, misalnya saat tangan pertama kali menyentuh air. Teknik berkumur dan membersihkan hidung (istinsyak dan istinsyar) juga harus dilakukan dengan benar untuk memastikan kesucian. Teknik-Teknik Kesunatan Beberapa praktik kesunatan memiliki teknik tersendiri. Contohnya, berkumur dan istinsyak dapat dilakukan dengan tiga metode berbeda untuk hasil maksimal. Mengusap telinga dilakukan dengan cara khusus agar kebersihan tetap terjaga. Bagi pria berjenggot, mencuci bagian jenggot—terutama jika tebal—menjadi bagian dari sunah yang tidak boleh dilupakan. Mualah dan Penyempurnaan Wudhu Prinsip mualah atau berwudhu tanpa jeda antara satu anggota ke anggota berikutnya juga merupakan bagian dari kesunatan. Wudhu yang dilakukan dengan jeda yang terlalu lama bisa mengurangi kesempurnaannya. Selain itu, disunahkan untuk memanjangkan basuhan pada wajah dan tangan, yang menunjukkan ketelitian dalam beribadah. Adab dan Konsentrasi dalam Wudhu Kesunatan lainnya mencakup niat yang terus dijaga dari awal hingga akhir proses wudhu. Tidak berbicara saat wudhu juga termasuk sunah, karena membantu menjaga fokus dan kekhusyukan. Menggerakkan anggota tubuh saat membasuh penting agar air menyentuh seluruh permukaan dengan baik. Semua ini menunjukkan kesungguhan dalam melaksanakan ibadah. Tata Cara Lanjutan dan Sunah Setelah Wudhu Ada juga sunah yang dilakukan setelah wudhu, seperti tidak mengelap air dan melaksanakan salat sunah wudhu. Ini menunjukkan bahwa kesucian yang diperoleh dari wudhu masih terus dijaga dan dimanfaatkan dalam ibadah. Urutan membasuh—mulai dari tangan kanan, wajah, hingga kaki—harus dilakukan dengan cermat. Niat pun disarankan diucapkan saat membasuh wajah pertama kali, bisa dalam hati atau dengan kalimat yang sederhana. Ngaji Kitab Fathul Qorib setiap Selasa malam Rabu ba'da maghrib di Masjid Daarussalaam Griya Sekar Gading, Kalisegoro Gunungpati, Kota Semarang. bersama Kyai ahmad Nasta'in , Pengasuh Pondok Pesantren Al-Manna Sumurrejo Gunungpati, Kota Semarang