У нас вы можете посмотреть бесплатно Klarifikasi Connie Bakrie seusai Jadi Sorotan Warganet Perkara Hoaks Jenderal Israel Ancam Indonesia или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/view/917... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru #viory #viory #viory #viory TRIBUN-VIDEO.COM - Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie, mengklarifikasi pernyataannya dalam podcast Denny Sumargo, soal adanya jenderal Israel yang mengancam Indonesia. Narasi soal adanya jenderal Israel tersebut dikonfirmasi hoaks dan informasi yang menyesatkan. Melalui akun Instagramnya, Connie Rahakundini juga menegaskan bahwa pernyataan jenderal Israel ini bukan informasi yang bisa dipastikan kebenarannya. Setelah diverifikasi, sumber informasi yang menjadi rujukan tidak kredibel sehingga isi pernyataannya adalah hoaks. "Dalam diskusi podcast di Densu @sumargodenny saya mengutip sebuah informasi yang saat itu beredar di beberapa portal (contoh diatas)." "Setelah diverifikasi lebih lanjut oleh @dw.nesia ternyata sumber2 tersebut tidak kredibel." Connie juga menegaskan bahwa dirinya terbuka untuk menerima koreksi. Ia pun meminta publik fokus pada substansi obrolan yang ada, bukan untuk delegetimasi personal. "Jika sebuah informasi terbukti tidak valid, maka hal yang paling benar adalah saya karenanya meluruskannya." "Patut diingat perdebatan publik seharusnya tetap "berfokus pada substansi dan analisis", bukan pada upaya delegitimasi personal karenanya," tulis Connie di Instagramnya. Seperti diketahui, sebuah cuitan viral di platform X dan menyebarkan narasi bahwa seorang jenderal Israel mengecam Indonesia karena dianggap ikut campur dalam perang dengan Iran. Unggahan itu juga memuat ancaman bahwa Israel akan menyerang Jakarta jika Indonesia tetap terlibat. Klaim ini muncul tak lama setelah Presiden Prabowo menyatakan kesediaannya menjadi mediator dalam perang AS-Israel dan Iran. Namun dari hasil penelusuran, nama pejabat militer Israel yang disebut dalam konten tersebut, yakni Jacoob Ariel Ashaabi, tidak ditemukan dalam struktur Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF). Foto yang digunakan dalam video juga tidak sesuai dengan identitas yang diklaim. Jenderal bintang 2 itu adalah Kohavi merupakan Kepala Staf Umum IDF periode 2019 hingga 2023. Sehingga informasi ancaman jenderal Israel tersebut dipastikan hoaks. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews Update Host: Nila Irda Editor Video: Ardrianto Satrio Uploader: Panji Anggoro Putro