У нас вы можете посмотреть бесплатно Nominasi FFI 2024 | Neraka Perbatasan: Jejak Mafia Judi Online dan Perbudakan Digital di Asia или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Catatan Redaksi: Kami meminta maaf atas kekeliruan tahun kejadian pada timecode 26:14 yang menyebut: "Muhammad Wafi hadir dalam acara peluncuran mata uang kripto Meta X DAO pada 27 Februari 2020." Informasi tersebut seharusnya berbunyi: "Muhammad Wafi hadir dalam acara peluncuran mata uang kripto Meta X DAO pada 27 Februari 2022." ------------------- Dengan ironi yang dahsyat, dunia kita menyembunyikan kegelapan di balik gemerlap cahaya modernitas: adiksi judi online, perbudakan digital, perdagangan orang dan semua bermuara pada kemiskinan struktural yang dijaga apik oleh peradaban serba canggih. Dokumenter ini adalah sebuah penelusuran mendalam yang menyingkap kebusukan jaringan kriminal lintas negara yang melibatkan mafia China, politikus, dan organisasi bersenjata yang membekingi scam compound serta bandar judi online. Di perbatasan Myanmar-Thailand, lebih dari 120,000 orang dari berbagai belahan dunia terjebak dalam kerja paksa untuk melakukan penipuan online. Mereka terjebak dalam perbudakan digital, diperdaya oleh iming-iming pekerjaan menggiurkan, dan berakhir sebagai budak kriminal. Tim investigasi kami telah menyusup ke dalam jaringan digital para kriminal, melacak titik koordinat mereka, dan memetakan aktor di balik kejahatan tersebut. Kami menemui korban Indonesia yang berhasil melarikan diri dari kota kriminal di perbatasan Myanmar, dan menyusup ke dalamnya. Kisah pembebasan para korban Indonesia hanyalah satu keberhasilan di tengah kebuntuan operasi penyelamatan yang sangat jarang berhasil. Penelusuran ini menuntun kami pada jaringan kriminal raksasa yang tersebar di seluruh dunia, dengan modus operasi yang tak terduga. Dari hotel Phu Inn, Mae Sot, Thailand, tempat para korban perbudakan siber transit, hingga Shwe Kokko, Myanmar, yang menjadi pusat kejahatan lintas negara. Kami juga menemukan bagaimana hasil judi online dan scam diduga masuk ke kantong junta militer untuk memerangi sipil. Lewat koordinat akurat dan data penelusuran, kami mengungkap pusat-pusat scam dan kejahatan siber di Asia Tenggara, seperti KK Park, Gate 25, Family Park, Xinghua, Huanya, KK II atau Dong Feng, dan komplek Dongmei Group. Di dalam komplek ini, para korban disiksa, disetrum, bahkan dibunuh jika tidak memenuhi target atau melanggar peraturan main para kriminal. Di tengah gemerlap lampu extravaganza dan video tron, Shwe Kokko menyembunyikan kegelapan yang menakutkan. Dengan keberanian dan etika jurnalisme yang tak kenal takut, kami menyusup ke jaringan kejahatan ini untuk mengungkap kebenaran dan memberikan suara bagi mereka yang terjebak dalam perbudakan digital. Ikuti penelusuran kami dalam dokumenter ini, dan lihat bagaimana kami mengungkap kejahatan terhadap kemanusiaan yang tersembunyi di balik kegemilangan teknologi. CREDITS Produser Eksekutif & Penanggung Jawab: Sabda Armandio Produser, Sutradara, Periset, Penulis Naskah: Kelana Wisnu (Suara Kembara) Reporter: Kelana Wisnu (Suara Kembara), Aung Naing Soe, Reno Surya, Fajar Nugraha, Aditya Widya Putri, Anggita Raissa, Fikry Ainul Bachtiar, Anonymous, Anonymous, Anonymous Penyunting Naskah: Aditya Widya Putri Impact Producer: Melati Noer Fajri Ko-Producer: 1O1fps Production Video Editor & Cinematographer: Kelana Wisnu (Suara Kembara) Kamera: Kelana Wisnu (Suara Kembara), Aung Naing Soe, Reno Surya, Zifan Yang, Anonymous, Anonymous, Anonymous Motion Graphics: Fikry Ainul Bachtiar Wilyanu Dadap Ko-Editor Video: Dendy Ariza Putra Ilustrasi Sampul: William Handoko Perancang Musik: YoRu Pengisi Suara: Anggita Raissa Pengarah Suara: Galih Nugraha Su Sound Mastering: Bagus Candra Ramadhan Asisten Produksi: Raditya Yogiswara Alan Bintang Dzulfiusi Rafif Penyelia Naskah: Fajar Nugraha Riva Rais Alih Bahasa: Kelana Wisnu (Suara Kembara) Aliffaiz Achmad Quality Insurance: Achmad Susanto Musik: “Ampun Bang Jago 2” Hak cipta ekslusif: Tian Storm dan Ever Slkr “Ampun Bang Jago” Hak cipta ekslusif: Tian Storm dan Ever Slkr Rumah Produksi: Deduktif & Jurno Vision Sumber Video: TikTok/nawnawnhkum6 TikTok/yomekazz TikTok/mimio6800 TikTok/nawehglorialhtun1 Instagram/datosri_liongkeehuat Facebook/istrategyglobal YouTube/fancyeventmanagement5862 YouTube/Firstpost YouTube/MoFaIndonesia YouTube/poo1090 Youtube/user-sg9oq4sr3g