У нас вы можете посмотреть бесплатно [EKSKLUSIF] Blak-Blakan Zainudin Amali: Lepas Jabatan Menpora hingga PSSI Siap Datangkan Ronaldo или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUN-VIDEO.COM - Prof. Dr. Zainudin Amali, S.E., M.Si telah memutuskan untuk terjun mengurusi sepakbola Indonesia. Saking cintanya dengan sepakbola Indonesia, bahkan dirinya rela menanggalkan jabatan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) – jabatan yang mengayomi seluruh cabang olahraga di Indonesia. Keinginan Zainudin Amali mengurus sepakbola berawal dari tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober lalu. Tragedi yang disorot oleh dunia internasional itu membuat FIFA turun tangan, PSSI pun benar-benar mulai berbenah dengan mengusung transformasi sepakbola Indonesia. Roadmap transformasi sepakbola Indonesia itu juga turut dipresentasikan kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino dan Presiden Indonesia, Joko Widodo. Hingga satu ketika ada moment dirinya bersama dengan Erick Thohir bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. Moment pertemuan tersebut dikatakan Amali jadi awal dirinya mulai ada keinginan menangani sepakbola Indonesia. Restu dari Presiden Joko Widodo mengantarkan Amali untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027. Dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang diadakan di Hotel Shangri-La, Jakarta, 16 Februari lalu memenangkan dirinya sebagai Wakil Ketua Umum PSSI I, mendampingi Erick Thohir yang terpilih sebagai Ketua Umum PSSI. Setelah terpilih, Amali langsung mengajukan pengunduran diri sebagai Menpora. Hal itu buru-buru ia lakukan lantaran ia tak ingin adanya conflict of interest dalam jabatannya. Apa yang ia lakukan pun sekaligus menjadi pembelajaran dan tanggung jawab dengan keputusan yang sudah diambil. Kini setelah bertugas sebagai Wakil Ketua Umum PSSI, Amali mulai bekerja membenahi sepakbola Indonesia yang memang jadi tujuan sang pemimpin, Erick Thohir. Amali menyebutkan PSSI sekarang di bawah kepemimpinan Erick Thohir sangat luar biasa transformasi yang dilakukan. Hal utama yang dilakukan, yakni kembali mengembalikan kepercayaan publik terhadap PSSI. Misal soal jadwal Liga yang sebelumnya turun dengan waktu yang dan simpang siur soal izin keamanan. Kini, di bawah komando Erick, masalah-masalah yang ada bakal diperbaiki. Kepercayaan lainnya terhadap PSSI yang kini tengah dibangun yakni pembenahan kualitas wasit hingga tata kelola keuangan PSSI dan PT LIB. Bahkan khusus wasit, PSSI telah bekerja sama dengan federasi sepakbola Jepang, JFA. Kerja sama tersebut pun menghasilkan instruktur wasit dari Jepang dikirim ke Indonesia untuk menyeleksi wasit-wasit Indonesia. Belum lagi kini adanya upaya untuk mendatangkan Direktur Teknik PSSI dari Jerman. Gebrakan anyar PSSI yang baru saja terasa yakni dengan mendatangkan negara juara Piala Dunia, Argentina pada 19 Juni lalu. Hadirnya Argentina menghadapi Timnas Indonesia pun mendapatkan sambutan antusias dari para pecinta sepakbola Indonesia. Animo itu sudah terlihat dari penjualan tiket. Di mana sebanyak 60 ribu tiket yang dijual per harinya 20 ribu tiket bisa habis hanya dalam kurun waktu kurang dari 10 menit. Harga yang dijual pun dikatakan tidak murah, Rp 600 ribu – Rp 4 jutaan. Pertandingan besar dengan negara-negara kuat itu pun nantinya bakal kembali didatangkan PSSI. Dari total delapan laga FIFA Matchday dalam satu tahun, satu di antaranya akan menghadirkan negara besar. Negara-negara yang bakal didatangkan pun tak tanggung-tanggung, negara besar dengan nama-nama pemain bintang di dalamnya. Negara Portugal, di mana sang mega bintang Cristiano Ronaldo berada pun masuk dalam radar undangan PSSI untuk bisa merumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Matchday tahun depan. #pssi #zainudinamali #eksklusif