У нас вы можете посмотреть бесплатно Tanpa Berhala | Kisah Rasulullah | Lantunan Fase ke-3 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
KISAH NABI MUHAMMAD TANPA BERHALA adalah fase-3 dari rangkaian Lantunan yang menggambarkan tegaknya risalah Nabi Muhammad ﷺ dalam bentuk kehidupan nyata dan peradaban. Fase ini membawa pendengar ke masa ketika wahyu tidak hanya dibaca, tetapi menata langkah. Tauhid ditegakkan sebagai pusat segala urusan, Syariat mulai mengatur ibadah dan muamalah, dan masjid berdiri sebagai jantung umat yang menyatukan sujud dan hati. Di Madinah, persaudaraan antara Muhajirin dan Anshar lahir bukan karena darah dan suku, melainkan karena iman, sementara Piagam Madinah menegakkan keadilan dan kesepakatan hidup bersama di tengah perbedaan. Perjuangan dalam fase ini hadir sebagai ujian, bukan tujuan. Badar mengajarkan bahwa kemenangan datang dari ketaatan, bukan jumlah. Uhud menurunkan teguran Ilahi tentang disiplin dan hawa nafsu. Khandaq menunjukkan bahwa iman berjalan seiring ikhtiar, kecerdikan, dan doa. Dari rangkaian peristiwa itu, umat dibentuk dengan akhlak: perempuan dimuliakan, anak yatim dilindungi, harta diatur dengan adil, dan setiap kemenangan disambut dengan sujud, bukan kesombongan. TANPA BERHALA menegaskan bahwa Islam adalah iman yang hidup sebagai aturan dan akhlak, menyingkirkan berhala lahir dan batin, serta menyiapkan umat menuju pembukaan besar, ketika cahaya dari Madinah mulai menyebar ke seluruh dunia. ••• | ••••• | ••••• | ••••• | ••••• | ••••• | ••••• | ••••• | ••• 🎧 lirik: Ayat turun menata langkah Fiqih hidup di setiap arah Tauhid menjadi pusat kuasa Dunia berjalan... Hmm... Hmm... Masjid ditegakkan, Bukan sekadar bangunan... Sujud disatukan, Hati pun dipersatukan... Tauhid ditegaskan, Tiada sekutu, tiada tawar... Iman bukan warisan, Tapi ikrar, sadar dan sabar... Debu menjadi saksi, Hati pun mulai berseri... Dari luka panjang hijrah sunyi, Lahir janji, bernama Madinah Nabi... Ansor membuka dada, Muhajirin membawa luka... Bukan darah terikat saudara, (Tapi iman, yang mengikat semua) Tapi iman, yang mengikat semua... (Tapi iman, yang mengikat semua)] Lembaran ditulis perlahan, Piagam lahir dari keadilan... Beda suku, beda keyakinan, Hukum berdiri di atas kesepakatan... (Tak ada yang kebal aturan) Ia menjadi rumah peradaban... Ayat turun menata hidup, Halal haram mulai disambut... Ibadah bukan sekadar niat, Tapi aturan, yang menjaga umat... Perang bukan tujuan utama, Ia benteng terakhir menjaga agama... Inilah Madinah dibangun bersama, Peradaban lahir dari iman dan taqwa... Angin panas berhembus, Ancaman mulai menembus... Jumlah sedikit, langkah dinamik, barisannya tipis, tapi tak pesimis... Bukan pedang penentu hasil, Tapi taat, dan hati yang tulus juga adil... ALLAHU AKBAR! Takbir memecah cakrawala, Langit seakan ikut bicara, Malaikat turun sebagai saksi, Bahwa iman bukan sekadar teori... Ayat turun menegur jiwa... Perintah jelas, namun dilanggar, Bukit ditinggal, barisan pun buyar, Luka menganga, darah mengalir, Tentang disiplin, dibanyak sya'ir... Bukan Nabi yang disalahkan, Hawa nafsu yang diingatkan... Bahwa kemenangan sejati, Butuh taat hingga akhir nanti... Iman bukan sekedar rasa, Parit digali, tangan berdarah, Lapar ditahan, iman tak goyah, Musuh mengepung segala arah, Akal dan doa... menjadi senjata... Bukan otot yang bicara, Kecerdikan menjadi cahaya, Saat dunia mengira umat akan binasa, Akal dan doa, Menjadi senjata... (hmm—hmm—HMM—hmm—hmm) Perempuan dimuliakan, Anak yatim jadi perhatian, Umat dibangun dari akhlak, Bukan sekadar slogan dan teriakan... ...ooooooOOOoooooo... hmmhmmHMMhmmhmm... Kemenangan bukan kesombongan, Sujud menjadi bentuk perayaan, Harta rampasan diatur adil, Muamalah mulai berdiri stabil... Perang bukan tujuan utama, Ia benteng terakhir menjaga agama, Inilah Madinah dibangun bersama, Peradaban lahir dari iman dan taqwa... aaA... aaA... aAA... Ayat turun menata langkah Fiqqih hidup di setiap arah Tauhid menjadi pusat kuasa Dunia berjalan... TANPA BERHALA!... TANPA BERHALA!... TANPA BERHALA!... Iman yang diinginkan semu... Iman yang diinginkan semu... Iman yang diinginkan semu... Iman yang diinginkan semu... Iman yang diinginkan semu... Iman yang diinginkan semu... Iman yang diinginkan semua... Langkah kini tak lagi sendiri Umat berdiri dengan nurani Dari Madinah cahaya menyebar Menuju hari kemenangan besar... #music #2026 #ramadan #storytelling #story #puasa #sahur #shalawat #kisah #strategi #viralsong TikTok: @mawy_261204 Instagram: @MaWy261204 BUSINESS INQUIRIES kanotbukey@gmail.com