У нас вы можете посмотреть бесплатно Lurus, jangan Belak-Belok | Ustadz Ammi Nur Baits или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
LURUS, JANGAN BELAK BELOK Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى 🗓️ Selasa, 20 Januari 2026 🏢 Masjid Al Furqon, Godean, Yogyakarta بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Melanjutkan pembahasan kajian Kitab Fadhlul Islam, perihal lurus jangan belak belok, yakni wajibnya masuk ke dalam islam secara keseluruhan, وَفِي «الصَّحِيحِ»: عَنْ حُذَيْفَةَ، قَالَ: «يَا مَعْشَرَ القُرَّاءِ! اسْتَقِيمُوا! فَقَدْ سَبَقْتُمْ سَبْقًا بَعِيدًا، فَإِنْ أَخَذْتُمْ يَمِينًا وَشِمَالًا؛ لَقَدْ ضَلَلْتُمْ ضَلَالًا بَعِيدًا» Dalam Shahih Al-Bukhari: dari Hudzaifah ia berkata: “Wahai para ulama! (Qurra'). Hendaklah kalian istiqomah, maka kalian akan menang. Namun, jika kalian menoleh ke kanan dan ke kiri maka kalian akan tersesat sangat jauh.” - (HR. Al-Bukhari no. 7282) Tentang perawi hadits, Nabi ﷺ menceritakan kepada Hudzaifah bin Yaman beberapa nama orang munafik –dan ini merupakan rahasia yang tidak ia ceritakan kepada salah seorang sahabatnya yang lain-, beliau adalah pemegang rahasia Nabi ﷺ. Ini adalah amanah besar yang diemban oleh Hudzaifah bin Yaman. Rasulullah ﷺ memberitahukan nama-nama mereka kepadanya, sampai-sampai Umar —Semoga Allah Meridainya— bertanya kepadanya, “Apakah di antara para bawahanku ada yang termasuk orang munafik?” Dia berkata, “Ya, ada satu.” Dia berkata, “Siapa dia?” Dia berkata, “Takkan aku sebutkan.” Hudzaifah berkata, “Lalu dia memecat orang itu, seolah-olah dia tahu yang dimaksud.” Apabila ada salah seorang kaum muslimin yang wafat, Umar bin Khattab segera bertanya tentang Hudzaifah. Apabila Hudzaifah ikut menyalatkan jenazahnya, maka ia juga akan ikut menyalatkannya. Namun apabila Hudzaifah tidak ikut menyalatkannya, maka Umar juga tidak akan ikut menyalatkannya. Hudzaifah ikut serta dalam perang di Nahawand. Ketika al-Nu`man bin Muqrin, pemimpin pasukan dalam perang tersebut, terbunuh, Hudzaifah mengambil panjinya. Dialah yang menaklukkan wilayah Hamadān, ar-Ray, dan ad-Dīnūr di bawah komandonya. Dia ikut serta dalam penaklukan negeri-negeri semenanjung Arab lalu tinggal di Nisibis dan menikah di sana. (Asād al-Ghābah, hal. 248) Dari Muhammad bin Wadhoh bahwa ia masuk masjid lalu berdiri di depan sekumpulan orang lalu ia berkata: Sufyan menceritakan kepadaku, dari Mujalid bin Sa’id, dari Amir Asy-Sya’bi, dari Masruq, ia berkata: Abdullah bin Masud berkata: “Tidak ada tahun melainkan tahun berikutnya lebih jelek dari sebelumnya. Aku tidak mengatakan dari sisi tahun banyaknya hujan atau tahun kesuburan, atau pemimpin A lebih baik daripada pemimpin B, tetapi maksudku adalah wafatnya para ulama dan orang terbaik di antara kalian. Kemudian akan muncul kaum yang memahami agama sebatas dengan akalnya, sehingga Islam hancur dan lenyap.”- (Diriwayatkan oleh Abu Amr ad-Dani dalam as-Sunan al-Waridah fi al Fitan no. 210. Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fath al-Bari, 13/283 menisbatkan" kepada al-Baihaqi). Semakin jauh dari zaman kenabian maka penyimpangan agama semakin berkembang, dahulu di zaman Nabi ﷺ semua manusia dalam kondisi lurus, عَنْ الزُّبَيْرِ بْنِ عَدِيِّ قَالَ: أَتَيْنَا أَنَسَ بْنْ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ فَشَكَوْنَا إلَيْهِ مَا نَلْقَى مِنَ الْحَجَّاجِ فَقَالَ: « اصْبِرُوا فَإِنَّهُ لَا يَأْتِي زَمَانٌ إِلاَّ وَالَّذِي بَعْدَهُ شَرٌ مِنْهُ حَتَّى تَلْقَوْا رَبَّكُمْ » سَمِعْتُه مِنْ نَبيِّكُمْ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. رَوَاهُ الُبُخَارِيُّ. Dari Zubair bin Adi ia berkata, “Kami mendatangi Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, kemudian kami mengadu kepadanya tentang apa yang kami rasakan dari (kekejaman) Al-Hajjaj. Selanjutnya Anas berkata, “Bersabarlah kalian, sesungguhnya tidak akan datang suatu masa kepada kalian kecuali zaman yang datang sesudahnya lebih buruk daripada sebelumnya, sehingga kalian menemui Rabb kalian (meninggal dunia).” Aku mendengar hal itu dari Rasulullah ﷺ.” (HR. Al-Bukhari, no. 7068). wallahu'alam Youtube : • Lurus, jangan Belak-Belok | Ustadz Ammi Nu... Facebook : / ustadzamminurbaits #lurus (tg://search_hashtag?hashtag=lurus) #belok (tg://search_hashtag?hashtag=belok) #islam (tg://search_hashtag?hashtag=islam) #istiqamah (tg://search_hashtag?hashtag=istiqamah)