У нас вы можете посмотреть бесплатно Gudang Bangkai Pesawat di Sukoharjo, Bisnis Besi Tua yang Raup Miliaran Rupiah или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUNSOLO.COM - Di balik hamparan sawah di Dusun Dukuh, Desa Gupit, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, tersimpan belasan bangkai pesawat komersial. Bukan di bandara, bukan pula di museum, melainkan di sebuah gudang yang ternyata menyimpan potensi bisnis bernilai miliaran rupiah. Sedikitnya ada 11 unit pesawat bekas milik Merpati Nusantara Airlines yang disimpan di lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi. Pesawat-pesawat ini bukan sekadar rongsokan, melainkan dijual untuk berbagai kebutuhan, mulai dari sarana edukasi penerbangan hingga bangunan restoran dan kafe bertema aviasi. Bisnis bangkai pesawat ini dikelola oleh Ambon Muhtarom, yang sebelumnya berkecimpung di dunia scrap kapal sejak 1995. Sejak akhir 2019, gudang pesawat dipindahkan dari Jakarta ke Sukoharjo karena faktor lahan yang lebih luas dan efisien. Harga satu unit pesawat dibanderol mulai Rp 700 juta, bahkan untuk jenis Boeing 737-200 bisa mencapai Rp 2,2 miliar termasuk biaya pengiriman dan pemasangan. Komponen pesawat seperti kursi pilot hingga ban pesawat juga dijual terpisah dengan harga jutaan rupiah. Dari Sukoharjo, pesawat-pesawat yang sudah berhenti terbang ini justru menemukan “kehidupan” baru sebagai peluang usaha bernilai tinggi.