У нас вы можете посмотреть бесплатно EKS MENTERI ISRAEL KOMENTARI PEMBEBASAN SANDERA DI KHAN YUNIS: KESEPAKATAN GEGABAH & BUKTI KEKALAHAN или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Mantan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengomentari pembebasan sandera yang berlangsung di Khan Yunis pada Kamis (30/1/2025). Ketua Otzma Yehudit tersebut menyambut baik kembalinya tiga sandera Israel dari penahanan Hamas. Tetapi di sisi lain mengecam kesepakatan tersebut Dikutip dari Al Jazeera, dalam komentarnya, Ben-Gvir mengecam kesepakatan yang menyebabkan pembebasan mereka. Ben-Gvir, yang mengundurkan diri karena kesepakatan gencatan senjata mengatakan adegan penyerahan tawanan di Khan Younis menunjukkan Israel tidak mencapai “kemenangan penuh” di Gaza. Ben-Gvir dalam sebuah pernyataan di Telegram menyebut kekacauan saat pembebasan sandera di Gaza memperjelas kesepakatan ini bukanlah kemenangan penuh melainkan kegagalan total, dalam kesepakatan gegabah yang tiada duanya. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengecam kejadian yang terjadi selama pembebasan tujuh sandera di Khan Yunis. Ia menyebutkan bahwa kekacauan terjadi ketika proses pembebasan sandera, yang diserahkan kepada Palang Merah, Pada saat pembebasan sandera di Khan Yunis dilaporkan warga sipil Israel seperti Gadi Mozes dan Arbel Yehoud, serta lima warga sipil Thailand, didorong dan disikut oleh massa yang marah. Netanyahu menyebutkan insiden tersebut adalah bukti lebih lanjut tentang kekejaman yang tak terbayangkan dari Hamas. Dia menuntut agar para negosiator memastikan bahwa kejadian serupa tidak terjadi lagi dan meminta jaminan keselamatan bagi para sandera Israel. Selain itu, Netanyahu menegaskan bahwa siapa pun yang berani menyakiti sandera Israel akan membayar akibat perbuatannya. Dalam insiden tersebut, dua warga sipil Israel, Gadi Mozes dan Arbel Yehoud, diserahkan kepada Palang Merah di tengah teriakan massa yang tampaknya memperlambat proses pembebasan mereka. Lima warga sipil Thailand juga diserahkan di lokasi yang sama yakni Khan Yunis. Editor video : Afifudin Narator : Prisca Ruri Editor Naskah : Hamim Thohari Produser : Ribut Raharjo NB : #tribunjogjanews #Palestina #Israel #BenGvir #Hamas #Netanyahu Sumber: Tribunnews