У нас вы можете посмотреть бесплатно Pengusaha Tembakau Haji Her Datangi Gedung KPK Akui Tak Paham Kasus Suap Mafia Cukai Rokok или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM-Pengusaha tembakau asal Madura, Jawa Timur, H. Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Haji Her dipanggil penyidik KPK terkait kasus dugaan korupsi dan suap cukai rokok di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Haji Her yang kerap dijuluki Crazy Rich Madura ini mendatangi KPK atas inisiatif sendiri lantaran pemanggilan penyidik disebut mendadak. "Ada undangan kemarin, dan itu sampainya tanggal 1 (April), kita terimanya tanggal 1 sore, jadi inisiatif sendiri saya datang," ujar Haji Her kepada awak media sebelum memasuki lobi Gedung Merah Putih KPK. Dilansir dari Tribunnews, Pemilik PT Bawang Mas Group ini terlihat memasuki Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan, pada Kamis (9/4/2026). Haji Her terlihat tiba di pelataran Gedung KPK dengan mengenakan pakaian putih dengan sarung serta peci sekira pukul 12.53 WIB. Kedatangan Haji Her yang terlihat santai didampingi dengan beberapa pendamping. Pengusaha itu sempat transit sejenak di loby gedung KPK sebelum diarahkan naik ke lantai dua menuju ruang pemeriksaan. Di depan awak media Haji Her sempat menemui beberapa wartawan dan sedikit memberikan keterangan terkait kedatangannya. Pengusaha itu juga memberikan keterangan singkat soal pemeriksaannya yang disebut berkaitan dengan pusaran kasus suap di Bea Cukai. Haji Her memberikan jawaban dengan santai dan membenarkan pemanggilan KPK atasnya. "Katanya iya sih," jawabnya. Meski demikian, Haji Her mengaku kedatanganya di gedung KPK tanpa membuat janji sebelumnya dengan tim penyidik. Bahkan dalam kedatangannya di gedung KPK Haji Her tampak dengan tangan kosong. Ia mengaku sama sekali tidak membawa berkas atau dokumen pendukung apa pun untuk melengkapi pemeriksaannya. Ia berdalih tidak mengetahui duduk perkara yang tengah diusut oleh KPK. "Enggak, dateng aja. (Berkas) ndak ada, kita kan juga tidak paham. Tidak paham. Apalagi ayo?" tambahnya menanggapi rentetan pertanyaan wartawan. Kehadiran Haji Her di KPK sekaligus menjawab kabar mengenai ketidakhadirannya pada pemanggilan pertama. Diketahui sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi bahwa penyidik telah melayangkan surat panggilan pertama, namun yang bersangkutan tidak hadir, pada Selasa (7/4). Pernyataan pimpinan KPK sempat dibantah oleh pihak Haji Her melalui Ketua Yayasan Haji Her Peduli Indonesia, Muhammad Taufik. Taufik bantah bosnya diperiksa penyidik, dan menyebut kabar keliru serta bisa merugikan reputasi kliennya. Sebagai Informasi, KPK memanggil pengusaha rokok, termasuk Haji Her untuk mengusut aliran dana gelap cukai di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kasus ini dikembangkan dari OTT Februari lalu yang membongkar kongkalikong pengusaha dan oknum pejabat kepabeanan. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tiba-tiba Datangi KPK, Crazy Rich Madura Haji Her Akui Tak Paham Kasus Suap Mafia Cukai Rokok, https://www.tribunnews.com/nasional/7.... Program: Tribunnews Update Host: Alinda Panca Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani Uploader: Bintang Nur Rahman Reporter: Ilham Rian Pratama