У нас вы можете посмотреть бесплатно Buntut Menu Diduga Basi, Satgas MBG Trenggalek Evaluasi SPPG Ngantru 3, Opsi Sanksi Menanti - bioztv или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
www.bioztv.id - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek langsung bergerak cepat menindaklanjuti insiden penolakan makanan di SD Inovatif Trenggalek. Satgas memastikan akan mengevaluasi secara menyeluruh kinerja SPPG Ngantru 3 sebagai penyedia menu MBG yang diduga berbau dan tidak layak konsumsi. Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, Saeroni, menegaskan bahwa pihaknya segera memanggil penyedia untuk memberikan klarifikasi secara terbuka dan bertanggung jawab. Satgas Telusuri Penyebab Dugaan Menu Basi Saeroni menjelaskan bahwa Satgas memulai evaluasi dengan meminta laporan resmi dari SPPG terkait kronologi kejadian dan seluruh proses pengolahan makanan. “Kami mewajibkan SPPG terkait menyerahkan laporan tertulis kepada Satgas. Kami akan menelusuri seluruh tahapan, mulai dari proses memasak, pengemasan, hingga distribusi makanan ke sekolah,” ujar Saeroni, Kamis (5/2/2026). Ia menegaskan Satgas tidak akan mengambil kesimpulan prematur sebelum seluruh fakta terkumpul. Namun, Satgas berkomitmen menangani perkara ini secara transparan karena insiden tersebut menyangkut kesehatan ratusan siswa. Jika Terbukti, Sanksi Tegas Mengintai Menanggapi tuntutan sanksi, Saeroni menyatakan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) memegang kewenangan akhir dalam menjatuhkan hukuman. Meski demikian, Satgas MBG Trenggalek berhak mengajukan rekomendasi sanksi berdasarkan hasil evaluasi lapangan. “Kami bisa mengusulkan sanksi kepada BGN, mulai dari penghentian operasional selama satu hingga tiga minggu. Jika BGN menjatuhkan sanksi tiga minggu, maka SPPG tersebut berhenti beroperasi sepenuhnya,” tegasnya. Saeroni mengakui bahwa hingga kini belum ada SPPG di Trenggalek yang menerima sanksi langsung dari pemerintah pusat. Namun, ia menilai insiden di SD Inovatif menjadi peringatan keras bagi seluruh penyedia MBG. Tak Layak Konsumsi, Guru Pilih Tolak Menu Sebelumnya, guru-guru SD Inovatif Trenggalek secara tegas menolak kiriman menu MBG pada Kamis pagi. Begitu membuka wadah makanan, guru langsung mencium aroma menyengat dari menu rica-rica ayam dan buah salak yang mereka duga sudah basi atau badek. “Kami langsung melakukan pengecekan internal. Setelah mencium bau tidak sedap, kami sepakat mengembalikan seluruh paket makanan demi keselamatan siswa,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SD Inovatif, Daimaini. Insiden ini berdampak langsung pada lebih dari 400 siswa. Karena sekolah menjadwalkan MBG sebagai menu sarapan, para siswa akhirnya tidak makan pagi akibat penolakan makanan tersebut.(CIA) #menubasi #MBGTrenggalek #SDInovatif 🚸 Jangan lupa juga ikuti Bioz.TV di : 🌐 Website : www.bioztv.id 🔵 Instagram : / bioz_tv 🔵 Tiktok : / bioz_tv 🔵 Facebook : / bioztv 🔵 Twitter : https://x.com/bioz_tv