• ClipSaver
  • dtub.ru
ClipSaver
Русские видео
  • Смешные видео
  • Приколы
  • Обзоры
  • Новости
  • Тесты
  • Спорт
  • Любовь
  • Музыка
  • Разное
Сейчас в тренде
  • Фейгин лайф
  • Три кота
  • Самвел адамян
  • А4 ютуб
  • скачать бит
  • гитара с нуля
Иностранные видео
  • Funny Babies
  • Funny Sports
  • Funny Animals
  • Funny Pranks
  • Funny Magic
  • Funny Vines
  • Funny Virals
  • Funny K-Pop

Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset | Bedah Editorial MI скачать в хорошем качестве

Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset | Bedah Editorial MI 13 часов назад

скачать видео

скачать mp3

скачать mp4

поделиться

телефон с камерой

телефон с видео

бесплатно

загрузить,

Не удается загрузить Youtube-плеер. Проверьте блокировку Youtube в вашей сети.
Повторяем попытку...
Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset | Bedah Editorial MI
  • Поделиться ВК
  • Поделиться в ОК
  •  
  •  


Скачать видео с ютуб по ссылке или смотреть без блокировок на сайте: Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset | Bedah Editorial MI в качестве 4k

У нас вы можете посмотреть бесплатно Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset | Bedah Editorial MI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:

  • Информация по загрузке:

Скачать mp3 с ютуба отдельным файлом. Бесплатный рингтон Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset | Bedah Editorial MI в формате MP3:


Если кнопки скачивания не загрузились НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru



Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset | Bedah Editorial MI

MetroTV, PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur. Kendati drama penangkapan dan operasi tangkap tangan (OTT) silih berganti dilakukan, penjara semakin sesak oleh para penjahat kerah putih, praktik korupsi terus saja beranak-pinak. Premis itu bukan berdasarkan asumsi, bukan pula mengada-ada. Data Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang dirilis Transparency International menjadi bukti autentik yang tak terbantahkan. Dari data itu kita bisa melihat grafik yang memprihatinkan. Dari capaian skor tertinggi 40 pada 2019, terjun bebas ke angka 34 pada 2022, dan bertahan di angka yang sama pada 2023. Pada 2024, skor IPK Indonesia memang kembali naik, menjadi 37, tapi itu tak terlalu mengubah posisi kita di papan klasemen. Indonesia tetap berada di papan bawah karena hanya menempati urutan 99 dari 180 negara. Lihat pula fakta di lapangan, penangkapan terhadap terduga korupsi, baik oleh KPK maupun Kejaksaan Agung, seperti tak kenal berhenti. Bahkan di awal tahun ini saja, KPK sedikitnya sudah melakukan OTT sebanyak empat kali. Mulai dari OTT terhadap pegawai pajak di Kantor Pajak Pratama Jakarta Utara, sejumlah pejabat di Pemerintah Kabupaten Bekasi termasuk Bupati Bekasi, hingga yang terakhir, kemarin, terhadap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati. Data dan fakta itu adalah rapor merah yang semestinya menampar wajah penegakan hukum kita. Itu adalah pesan keras yang memperingatkan bahwa metode pemberantasan korupsi yang konvensional sudah tumpul dan gagal memberikan efek jera. Penegakan hukum korupsi yang sekadar mengandalkan hukuman badan terbukti tidak efektif menciptakan rasa takut bagi pelaku korupsi. Selain itu, harus disadari pula bahwa memenjarakan koruptor tidak otomatis memulihkan uang rakyat. Para pencoleng anggaran kian licin menyembunyikan hasil kejahatan, mengalihkannya ke nama orang lain, atau melarikannya ke luar negeri. Si pelaku boleh saja kena hukuman badan, tapi aset haram hasil korupsi mereka tak tersentuh hukum. Di titik inilah kehadiran Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset tak lagi bisa ditawar. RUU ini menawarkan terobosan hukum revolusioner melalui mekanisme perampasan aset tanpa putusan pemidanaan atau non-conviction based (NCB). Ini adalah pergeseran paradigma dari mengejar orang menjadi mengejar barang (in rem). Dengan skema NCB, negara tidak perlu menunggu putusan pidana inkrah untuk merampas aset yang diduga kuat berasal dari tindak pidana. Cukup dengan pembuktian bahwa aset tersebut tidak sebanding dengan profil penghasilan yang sah (unexplained wealth) dan pemilik aset gagal membuktikan sebaliknya, maka negara berhak mengambil alih. Mekanisme ini akan menjadi momok menakutkan bagi para penjahat kerah putih itu. Akan tetapi, kita juga tidak boleh naif dan menutup mata terhadap potensi bahaya yang menyertainya. Memberikan kewenangan super kepada negara untuk merampas aset warga negara tanpa putusan pidana adalah langkah yang berisiko amat tinggi jika tidak dipagari dengan aturan main yang ketat. Tanpa mekanisme kontrol yang rigid, beleid ini berpotensi menjadi 'pedang bermata dua'. Harus kita akui bahwa ada kekhawatiran RUU ini bisa menabrak hak asasi manusia (HAM), khususnya hak kepemilikan dan asas praduga tak bersalah. Pun, ada ketakutan instrumen hukum ini dapat disalahgunakan sebagai alat politik untuk memiskinkan lawan tanpa proses peradilan yang adil. Belum lagi soal kesiapan integritas aparat penegak hukum kita, jangan sampai aset yang dirampas justru menjadi bancakan baru. Karena itu, sikap editorial ini jelas. Kita mendorong percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, tapi jangan sekali-sekali melupakan kecermatan dalam pembahasannya. Kita tidak ingin DPR dan pemerintah menggunakan narasi kehati-hatian sebagai alibi untuk mengulur waktu, tapi di saat yang sama kita juga mesti ingatkan agar pembahasan RUU tersebut tidak asal ngebut dan menghasilkan UU yang asal jadi. Kuncinya ada pada detail pembahasan. Pasal-pasal krusial harus dibedah dengan pisau analisis yang tajam. Kita membutuhkan undang-undang yang menggigit, yang mampu memotong urat nadi ekonomi para koruptor. Namun, kita juga membutuhkan jaminan bahwa pedang hukum tersebut tidak akan disalahgunakan untuk melukai warga negara yang tidak bersalah, apalagi untuk mencederai demokrasi. #ruu #korupsi #perampasanaset #kpk #ruuperampasanaset ----------------------------------------------------------------------- Follow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi terkini! Website: https://www.metrotvnews.com/ Facebook:   / metrotv   Instagram:   / metrotv   Twitter:   / metro_tv   TikTok:   / metro_tv   Metro Xtend: https://xtend.metrotvnews.com/

Comments
  • BREAKING NEWS - OTT Beruntun, KPK Jaring Dua Kepala Daerah 53 минуты назад
    BREAKING NEWS - OTT Beruntun, KPK Jaring Dua Kepala Daerah
    Опубликовано: 53 минуты назад
  • [FULL] Apakah RUU Perampasan Aset Jadi Solusi Efek Jera Koruptor? Ini Kata Pengamat | SAPA PAGI 12 часов назад
    [FULL] Apakah RUU Perampasan Aset Jadi Solusi Efek Jera Koruptor? Ini Kata Pengamat | SAPA PAGI
    Опубликовано: 12 часов назад
  • [FULL] Mikhael Sinaga dan Dosen UGM Bersaksi dalam Sidang Ijazah Jokowi di Solo 1 час назад
    [FULL] Mikhael Sinaga dan Dosen UGM Bersaksi dalam Sidang Ijazah Jokowi di Solo
    Опубликовано: 1 час назад
  • 🔴LIVE DUA TERSANGKA IJAZAH JOKOWI BEBAS, NASIB ROY SURYO CS? | RAKYAT BERSUARA (20/01)
    🔴LIVE DUA TERSANGKA IJAZAH JOKOWI BEBAS, NASIB ROY SURYO CS? | RAKYAT BERSUARA (20/01)
    Опубликовано:
  • [FULL] Terkuak! Modus Pemerasan ala Bupati Pati Sudewo Diungkap KPK, Rp2,6 Miliar Dipamerkan 48 минут назад
    [FULL] Terkuak! Modus Pemerasan ala Bupati Pati Sudewo Diungkap KPK, Rp2,6 Miliar Dipamerkan
    Опубликовано: 48 минут назад
  • Damai Hari Lubis Debat Panas soal Restorative Justice, Tri Kurnia: Anda Sudah Jadi Termul Sekarang! 43 минуты назад
    Damai Hari Lubis Debat Panas soal Restorative Justice, Tri Kurnia: Anda Sudah Jadi Termul Sekarang!
    Опубликовано: 43 минуты назад
  • Kurnia Tri Royani Berapi-Api Sebut Damai Hari Lubis: Sudah Jadi Termul Kamu? | Rakyat Bersuara 1 час назад
    Kurnia Tri Royani Berapi-Api Sebut Damai Hari Lubis: Sudah Jadi Termul Kamu? | Rakyat Bersuara
    Опубликовано: 1 час назад
  • Panas! Rismon VS Razma Sengit Adu Argumen Soal SP3 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi 3 часа назад
    Panas! Rismon VS Razma Sengit Adu Argumen Soal SP3 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
    Опубликовано: 3 часа назад
  • FULL DIALOG - WACANA TUKAR JABATAN WAMENKEU-DEPUTI BI - [ZONA BISNIS] 10 часов назад
    FULL DIALOG - WACANA TUKAR JABATAN WAMENKEU-DEPUTI BI - [ZONA BISNIS]
    Опубликовано: 10 часов назад
  • Самые Крупные Столкновения и Ошибки Кораблей, Снятые на Камеру 1 месяц назад
    Самые Крупные Столкновения и Ошибки Кораблей, Снятые на Камеру
    Опубликовано: 1 месяц назад
  • ОГРАБИЛИ ПОД НОЛЬ! Январский ВЗЛЕТ цен добивает россиян. Власти ВРУТ о деньгах! @Майкл Наки 20 часов назад
    ОГРАБИЛИ ПОД НОЛЬ! Январский ВЗЛЕТ цен добивает россиян. Власти ВРУТ о деньгах! @Майкл Наки
    Опубликовано: 20 часов назад
  • Depan DPR, Pecah Tangis Guru di Muaro Jambi Jadi Tersangka usai Cukur Rambut Siswa 8 часов назад
    Depan DPR, Pecah Tangis Guru di Muaro Jambi Jadi Tersangka usai Cukur Rambut Siswa
    Опубликовано: 8 часов назад
  • Tak Minta Maaf Ke Jokowi, Eggi-Damai Dapat SP3, Pakar: Harusnya RJ Ini Tidak Sah | Kabar Petang 3 часа назад
    Tak Minta Maaf Ke Jokowi, Eggi-Damai Dapat SP3, Pakar: Harusnya RJ Ini Tidak Sah | Kabar Petang
    Опубликовано: 3 часа назад
  • BREAKING NEWS - KONPERS OTT KPK BUPATI PATI & WALIKOTA MADIUN Трансляция закончилась 24 минуты назад
    BREAKING NEWS - KONPERS OTT KPK BUPATI PATI & WALIKOTA MADIUN
    Опубликовано: Трансляция закончилась 24 минуты назад
  • Трамп придумал как организовать встречу  Зеленского и Путина. Тимошенко снова популярна в Москве! 48 минут назад
    Трамп придумал как организовать встречу Зеленского и Путина. Тимошенко снова популярна в Москве!
    Опубликовано: 48 минут назад
  • Debat Kuasa Hukum Roy Cs vs Kuasa Hukum Jokowi soal SP3 Eggi-DHL, Ini Kata Ito Sumardi 2 часа назад
    Debat Kuasa Hukum Roy Cs vs Kuasa Hukum Jokowi soal SP3 Eggi-DHL, Ini Kata Ito Sumardi
    Опубликовано: 2 часа назад
  • ORANG DEKAT EGGI SUDJANA SATU PER SATU UNGKAP SKANDAL DI BALIK IJAZAH JOKOWI 8 часов назад
    ORANG DEKAT EGGI SUDJANA SATU PER SATU UNGKAP SKANDAL DI BALIK IJAZAH JOKOWI
    Опубликовано: 8 часов назад
  • Ulas Utas: Pemerintah, DPR Kompak Gaspol RUU Perampasan Aset | AKIM tvOne 4 месяца назад
    Ulas Utas: Pemerintah, DPR Kompak Gaspol RUU Perampasan Aset | AKIM tvOne
    Опубликовано: 4 месяца назад
  • BREAKING NEWS - DPR Dengar Aspirasi Guru di Muaro Jambi Jadi Tersangka karena Cukur Rambut Murid Трансляция закончилась 7 часов назад
    BREAKING NEWS - DPR Dengar Aspirasi Guru di Muaro Jambi Jadi Tersangka karena Cukur Rambut Murid
    Опубликовано: Трансляция закончилась 7 часов назад
  • RUU Perampasan Aset, Solusi Efek Jera Koruptor? | SAPA PAGI 9 часов назад
    RUU Perampasan Aset, Solusi Efek Jera Koruptor? | SAPA PAGI
    Опубликовано: 9 часов назад

Контактный email для правообладателей: u2beadvert@gmail.com © 2017 - 2026

Отказ от ответственности - Disclaimer Правообладателям - DMCA Условия использования сайта - TOS



Карта сайта 1 Карта сайта 2 Карта сайта 3 Карта сайта 4 Карта сайта 5