У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴LIVE: Terdakwa Aris Candra Minta Dibebaskan, Dakwaan Dinilai tak Sesuai Fakta di Lapangan! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Terdakwa kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi, I Gde Aris Candra Widianto menyampaikan pembelaan atas tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yang meminta majelis hakim menjatuhi vonis 8 tahun penjara serta membayar restitusi Rp385 juta. Dalam uraian pembelaan yang disampaikan penasihat hukumnya, I Gusti Lanang Bratasuta menilai bahwa tuntutan penuntut umum tidak sesuai dengan dakwaan dan fakta yang terungkap dalam persidangan. Berdasarkan fakta-fakta di persidangan menurut Brata, kliennya tidak pernah melakukan penganiayaan berat, seperti tuntutan jaksa penuntut umum meskipun ada luka bekas cincin di wajah Nurhadi yang identik dengan cincin miliknya. Program: Live Tribunnews Update Host: Sisca Mawaski Editor Video: Muhammad Adnan Hidayat Reporter: Robby Firmansyah #livestreaming #brigadirnurhadi #kotamataram #poldaNTB Tribun Lombok