У нас вы можете посмотреть бесплатно 10 Hari Penentuan “Nasib” Iran Vs AS, Perang atau Hanya Gertakan Trump? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Sepuluh hari, menjadi kepastian tenggat waktu yang terucap dari mulut Donald Trump seakan kasih sinyal Iran untuk memutuskan untuk setuju pada negosiasi, Kamis (18/2/2026). Tidak ada yang pasti apakah jika melebihi waktu itu, perang kedua akan benar-benar terjadi. "Saya tidak akan membicarakan hal itu dengan Anda. Tetapi kami akan mendapatkan kesepakatan atau itu (jika tidak) akan menjadi hal yang tidak menguntungkan bagi mereka. Saya pikir itu akan cukup waktu, 10, 15 hari, paling lama," ungkap Trump di atas Air Force One setelah pertemuan perdana Dewan Perdamain (Board of Peace). Presiden Amerika Serikat itu telah melemparkan deadline agar Iran tunduk di meja perundingan. Ultimatum ini muncul di tengah penumpukan kekuatan udara dan laut AS yang kini tercatat sebagai salah satu yang terbesar sejak invasi Irak tahun 2003. Bedanya, Iran seolah menanggapinya dengan tenang. Iran sudah pada garis kerasnya, jika AS berani menyerang maka perang regional jawabannya. Di sisi lain, Teheran memilih latihan militer dengan Rusia yang sudah diagendakan jauh-jauh hari. Iran seakan kasih sinyal balik, apapun ancaman dan gertakan Trump atau bahkan perang, Iran sudah siap sedia. Lalu apakah deadline ini hanya gertak sambal belaka atau akan berubah jadi perang besar? Simak selengkapnya dalam video berikut! Penulis: Inas Rifqia Lainufar Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Narator: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty #global #konflik ##kompascomlab #DonaldTrump #ASvsIran #PerangASIran Music: Cavalry - Aakash Gandhi Artikel terkait: https://www.kompas.com/global/read/20... Artikel ini bisa dilihat di : https://video.kompas.com/watch/191151...