У нас вы можете посмотреть бесплатно Apa itu Konektivitas Antarruang? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dalam Geografi, ruang merupakan sebuah tempat pada permukaan bumi. Tempat yang dimaksud ini ialah tempat yang digunakan makhluk hidup untuk tinggal, baik secara keseluruhan ataupun hanya sebagian. Kemudian, interaksi antar ruang merupakan cara yang digunakan untuk mengelola wilayah yang ada berdasarkan potensi dan permasalahannya. Disebut interaksi karena cara tersebut juga berhubungan dengan keterkaitan satu ruang dengan ruang-ruang lain yang ada di sekitarnya, baik yang bisa dilihat secara fisik atau tidak. Ada tiga syarat dalam interaksi antar ruang, yaitu: 1. Complementary Complementary berarti saling melengkapi. Kita tentu tahu bahwa wilayah satu dengan wilayah yang lainnya menghasilkan komoditas berbeda. Perbedaan tersebutlah yang menimbulkan interaksi di antara wilayah-wilayah tersebut. 2. Intervening Opportunity Intervening opportunity berarti pilihan intervensi. Hal ini merujuk pada kemampuan yang dimiliki suatu wilayah untuk memberikan pengaruh pada wilayah lain. Kemudian, pengaruh yang diberikan ini harus diterima oleh wilayah lain tersebut. 3. Transferability Transferability berarti kemudahan dalam proses mentransfer. Pengangkutan barang maupun manusia membutuhkan biaya. Jika biaya ini dianggap terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan keuntungannya, maka tidak akan terjadi interaksi antar ruang. Kemudahan dalam proses mentransfer dan biayanya juga bergantung pada infrastruktur yang menghubungkan wilayah asal dan tujuan. Apa saja, ya dampaknya? 1. Berkembangnya pusat-pusat pertumbuhan Wilayah-wilayah di sekitar pusat interaksi nantinya akan menjadi wilayah-wilayah pusat pertumbuhan satelit yang baru. 2. Berkembangnya sarana dan prasarana Tuntutan dari interaksi untuk memenuhi dan mempermudah proses interaksi akan menghasilkan perkembangan sarana dan prasarana di wilayah sekitarnya. 3. Perubahan penggunaan lahan Penggunaan lahan dapat berubah seturut meningkatnya interaksi. Umumnya, perubahan yang terjadi adalah alih fungsi lahan dari lahan produktif menjadi lahan pemukiman. 4. Perubahan orientasi mata pencaharian Interaksi antar ruang akan menjadikan kondisi ekonomi lebih berfokus pada aktivitas perkotaan yang mengubah harapan hidup dan pola mata pencaharian. 5. Perubahan sosial dan budaya Wilayah yang menjadi pusat interaksi dapat mengalami perubahan dalam tatanan sosial budayanya. 6. Perubahan komposisi penduduk Wilayah yang berinteraksi dengan wilayah lainnya dapat menghasilkan perubahan komposisi penduduk, dari yang semula seragam menjadi lebih bervariasi dengan kehadiran pendatang baru. Selamat belajar.