У нас вы можете посмотреть бесплатно LIVE Ibadah Minggu Siang 08 Maret 2026 GKPS Jln. Jend. Sudirman или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
LIVE Ibadah Minggu Siang 08 Maret 2026 GKPS Jln. Jend. Sudirman MENGARAHKAN HATI DAN JIWA UNTUK MENCARI TUHAN ( 1 Tawarikh 22 : 14 – 19 ) Daud memang tidak membangun bait Allah, tetapi Daud menyiapkan segala kebutuhan untuk membangunnya. Daud tidak menikmati hasilnya, tetapi Daud menginvestasikan hidupnya untuk itu. Itulah iman yang berpikir generasi. Bukan hanya itu: Daud mengumpulkan para pembesar Israel dan memerintahkan mereka membantu Salomo. Ini langkah yang sangat strategis. Daud tahu, proyek Tuhan tidak pernah berdiri hanya di atas satu orang. Bahkan Salomo pun, dengan semua hikmatnya, tidak bisa membangun sendirian. Maka, dengan mengumpulkan para pembesar Israel, Daud sedang menanamkan kepada Salomo sebuah cara berpikir: pekerjaan Tuhan bukan proyek pahlawan tunggal. Bukan panggung satu orang. Bukan karya spektakuler yang membuat seseorang tampak hebat. Pekerjaan Tuhan adalah pekerjaan umat. Pekerjaan Tuhan adalah pekerjaan bersama. Pekerjaan Tuhan adalah “kita,” bukan “aku.” Daud sedang menyiapkan bukan hanya bahan bangunan, tetapi juga jaringan kerja, komunitas yang akan berdiri di belakang Salomo. Ia menyiapkan ekosistem. Ia menyiapkan budaya. Ia menyiapkan mentalitas bahwa ketika satu generasi memulai, generasi lain melanjutkan. Di sinilah gereja sering gagal. Kita sering menggantungkan pelayanan pada “orang hebat.” Kalau orang itu pindah, pelayanan mati. Kalau orang itu lelah, semuanya lumpuh. Kalau orang itu jatuh, kita panik. Tetapi Daud mengajarkan satu hal: yang dibangun Tuhan tidak boleh bergantung pada satu figur, tetapi harus bertumbuh sebagai tubuh, bertumbuh sebagai umat. Hati manusia seperti air: mengalir ke tempat paling rendah, ke tempat paling mudah. Kalau tidak diarahkan, ia akan mengikuti arus. Karena itu Daud tidak berkata, “Biarkan saja hatimu.” Daud tidak berkata, “Ikuti perasaanmu.” Tetapi, Daud berkata, “Arahkan!” Ini seperti seorang nakhoda yang melihat badai dan berkata, “Putar kemudi!” Seolah-olah Daud berkata kepada Salomo dan para pemimpin: “Emas sudah ada. Kayu sudah ada. Tukang sudah siap. Strukturnya ada. Organisasinya ada. Tetapi semua itu akan menjadi sesuatu kosong dan yang mati jika hatimu tidak diarahkan kepada Tuhan.” Bagaimana kita “mencari Tuhan”? Dalam tradisi Tawarikh, “mencari Tuhan” adalah komitmen hidup: kembali kepada Tuhan, menata hidup sesuai kehendak-Nya, menghidupi ibadah yang benar. Mencari Tuhan lewat firman, bukan sekadar membaca, tetapi membiarkan firman mengoreksi arah. Mencari Tuhan lewat doa, bukan sekadar kata-kata, tetapi menyerahkan kemudi. Mencari Tuhan lewat ketaatan kecil, karena arah hidup sering berubah bukan lewat keputusan besar satu kali, tetapi lewat kesetiaan kecil yang berulang. Mencari Tuhan dalam keputusan etis: ketika tak ada yang melihat, kita tetap jujur. Mencari Tuhan dalam cara bicara: kita menahan mulut dari merusak orang lain. Mencari Tuhan dalam cara memakai uang: kita tidak menyembahnya, kita menundukkannya di bawah kehendak Tuhan. Mencari Tuhan dalam cara memimpin rumah: kita tidak hanya mengatur, tetapi mengasihi. Mencari Tuhan dalam cara memperlakukan sesama: kita tidak hanya memilih yang menguntungkan kita. Mencari Tuhan bukan hanya dalam lagu, tetapi juga dalam langkah. Dan ketika kita mulai melangkah, kita mungkin masih merasa belum siap. Kita mungkin masih merasa takut. Kita mungkin masih merasa tidak layak. Lalu dengarkan lagi suara Daud, seperti suara Tuhan bagi kita: “Mulailah bekerja! TUHAN kiranya menyertai engkau!” (PMJ) KEBAKTIAN MINGGU SIANG PKL 09.30 WIB (BAHASA SIMALUNGUN) Pengkotbah : In St. Meina Damanik,M.Pd Liturgis : In. Sy. Rosarinah Tondang Nyanyian : In. St.Henni N.Saragih Organis / Singers : Aurel Purba/In. Desmeri Purba, In. Lydia Anita Sinaga, In.Melky C.F Samosir Pengumpul Persembahan : In. Herlina Nainggolan, In.Ira Maya Sijabat, In.Lenny M.Simbolon In. Lamria Sinaga, In. Ronita Purba, In.Sabar Ernauli Samosir Pembawa Doa Warta : In. Artha Girsang Model : Khusus Koordinator Piket/Tim Pemerhati : Peng.Seksi Inang/ In. Esra H.Simbolon, In Mardelina Silalahi Selamat hari Minggu. Tuhan Yesus Memberkati.