У нас вы можете посмотреть бесплатно Kloter Terakhir Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Dilepas, Pasutri Asal Amuntai Batal Berangkat или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kloter Terakhir Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Dilepas, Pasutri Asal Amuntai Batal Berangkat BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Keberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Banjarmasin resmi ditutup dengan pelepasan Kloter 13 pada Kamis (29/5/2025). Rombongan terakhir ini terdiri dari 428 jemaah asal 12 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan serta dua jemaah dari Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Namun, dua jemaah asal Amuntai, Hulu Sungai Utara, batal berangkat karena sang istri diketahui dalam kondisi hamil. Sesuai aturan Kementerian Agama, jemaah hamil tidak diperkenankan menunaikan ibadah haji. Suaminya pun memilih menunda keberangkatan untuk mendampingi sang istri. “Mereka akan dijadwalkan ulang untuk berangkat tahun depan. Semoga proses persalinan berjalan lancar dan keduanya tetap mendapat kesempatan berhaji,” kata Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, M Tambrin. Kloter 13 diberangkatkan dari Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru menuju Jeddah, Arab Saudi. Rombongan terdiri dari 4 orang petugas kloter, 3 petugas haji daerah, serta jemaah dari Kabupaten Banjar (43 orang), Hulu Sungai Selatan (8), Hulu Sungai Tengah (5), Hulu Sungai Utara (88), Kotabaru (4), Tapin (2), Tabalong (89), Tanah Bumbu (11), Tanah Laut (103), Banjarbaru (33), Banjarmasin (33), dan Barito Selatan (2). Selain itu, beberapa jemaah dari kloter sebelumnya yang sempat tertunda karena sakit turut diberangkatkan bersama kloter ini setelah dinyatakan sehat dan layak terbang. Tambrin memastikan seluruh jemaah dari Embarkasi Banjarmasin yang telah tiba di Tanah Suci dalam kondisi sehat. Ia mengajak masyarakat Kalsel untuk mendoakan kelancaran ibadah mereka, terlebih menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sebagai kloter campuran, jemaah diimbau untuk memperkuat koordinasi melalui ketua regu dan ketua rombongan. Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah juga telah diperkenalkan dan diharapkan aktif berkomunikasi dengan jemaah. “Kami ingatkan agar para jemaah mengenakan ihram sejak dari embarkasi. Karena setibanya di Jeddah, kondisi sangat padat dan kemungkinan tidak ada waktu untuk saling mengingatkan,” ujar Tambrin. Ia juga meminta jemaah untuk melepas atribut seperti kaos dan peci, serta menyimpannya di dalam tas sejak sebelum keberangkatan agar tidak terganggu saat proses menuju bus di bandara. Selain itu, Tambrin mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan spiritual jemaah, karena ibadah haji tahun ini bertepatan dengan haji akbar, yaitu saat wukuf di Arafah jatuh pada hari Jumat. “Ikuti arahan petugas, perbanyak doa dan munajat. Ini kesempatan langka, semoga menjadi haji yang mabrur untuk kita semua,” pesannya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki) Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Program: Local News Editor: Muhammad Syaiful Riki