У нас вы можете посмотреть бесплатно Respons Dedi Mulyadi Usai Tawuran Pelajar Bandung Tewaskan 1 Siswa SMAN 5 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUNCIREBON.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memberikan pernyataan tegas terkait insiden tawuran berdarah antara oknum pelajar SMAN 5 dan SMAN 2 Bandung yang menewaskan satu orang siswa pada Sabtu (14/3/2026). Dalam kunjungannya ke Mapolsek Gempol, Dedi Mulyadi menekankan bahwa meskipun negara bertanggung jawab selama jam sekolah, peran pengawasan sepenuhnya kembali ke tangan orang tua saat anak berada di luar lingkungan pendidikan. KDM menyoroti pentingnya komitmen tertulis yang telah ditandatangani orang tua di atas materai, terutama terkait larangan penggunaan kendaraan bermotor bagi pelajar. Tragedi ini terjadi pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari di luar jadwal akademik. Melalui narasi ini, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat dan keluarga untuk lebih ketat memantau jam pulang anak guna mencegah terulangnya aksi kekerasan jalanan yang merenggut nyawa. Saat ini, kasus pengeroyokan tersebut tengah ditangani secara intensif oleh Polrestabes Bandung. Reporter: Eki Yulianto Video Editor: Rudy Laudza #tribuncirebon #DediMulyadi #TawuranBandung #KDM #InfoBandung #PelajarBandung #BeritaJawaBarat #SMAN5Bandung #SMAN2Bandung #KeamananRemaja