У нас вы можете посмотреть бесплатно Fiqh Takbiratul Ihram | Ustadz Ammi Nur Baits или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
FIQH TAKBIRATUL IHRAM Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى 🗓️ Rabu, 28 Januari 2026 🏢 Masjid Al Marhamah, Candi Gebang, Yogyakarta بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم Melanjutkan pembahasan kajian Buku Tafsir Shalat, perihal fiqh takbiratul ihram, Kalimat takbiratul ihram [تكبيرة الإحرام ] terdiri dari dua kata: takbirah dan al-Ihram. Takbir artinya bacaan Allahu akbar, sedangkan al-Ihram berarti masuk ke dalam wilayah larangan, dimana orang yang telah melakukan takbiratul ihram maka terlarang baginya untuk melakukan perbuatan apapun di luar kegiatan shalat. Takbiratul ihram termasuk rukun shalat. Nabi ﷺ menyebutnya sebagai ‘pintu’ yang membatasi kegiatan sebelum shalat dengan kegiatan shalat. Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda, مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ “Kunci shalat adalah bersuci, yang mengharamkan adalah takbir, dan yang menghalalkan adalah salam.” (HR. Abu Daud 61, Turmudzi 3, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth) Maka setelah salam halal baginya melakukan aktivitas lainnya selain shalat. Disebut ‘yang mengharamkan’, karena takbiratul ihram adalah batas antara kegiatan sebelum shalat dengan di dalam shalat. Sebagaimana salam adalah batas antara kegiatan di dalam shalat dengan kegiatan setelah shalat. Karena itu, orang yang belum melakukan takbiratul ihram, sama seperti orang yang belum masuk shalat. Sehingga shalatnya batal. Termasuk diantaranya, orang yang tidak memenuhi syarat sahnya takbiratul ihram. Catatan: Yang dimaksud takbiratul ihram adalah ucapan: Allaahu akbar..., dan bukan mengangkat tangan ketika takbir. Sementara mengangkat tangan ketika takbirarul ihram hukumnya dianjurkan dan tidak wajib. Diantara syarat sah takbiratul ihram yang sering dilanggar adalah dilakukan dalam posisi berdiri untuk shalat wajib. Sementara untuk shalat sunnah, takbiratul ihram bisa dilakukan dengan posisi duduk, sebagaimana shalat bisa dilakukan sambil duduk. Contoh bentuk pelanggaran dalam masalah ini adalah makmum yang hendak mengejar rukuknya imam, sehingga dia melakukan takbiratul ihram sambil bergerak rukuk. Artinya dia melakukan takbiratul ihram tidak dalam posisi berdiri. wallahu'alam Youtube : • Fiqh Takbiratul Ihram | Ustadz Ammi Nur Baits Facebook : / ustadzamminurbaits #tafsir #shalat #fiqh #takibratul #ihram