У нас вы можете посмотреть бесплатно Alasan Vatikan Tolak Gabung Board of Peace Bentukan Trump, PBB yang Paling Utama Kelola Krisis Ini или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita selanjutnya: https://kaltim.tribunnews.com/news/11... TRIBUNKALTIM.CO - Secara tegas, Vatikan menolak ajakan untuk berpartisipasi dalam inisiatif yang disebut sebagai Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Penolakan Vatikan untuk bergabung dengan Board of Peace disampaikan Kardinal Pietro Parolin, pejabat diplomatik tertinggi Vatikan, pada Selasa waktu setempat (17/2/2026). Sejak Januari lalu, Vatikan sudah menerima undangan untuk bergabung dengan Board of Peace atau Dewan Perdamaian bentukan Donald Trump. Dalam pernyataannya, Kardinal Pietro Parolin mengatakan, "Takhta Suci tidak akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian karena sifat khususnya, yang jelas tidak sama dengan negara-negara lain." Ia menambahkan bahwa upaya untuk menangani situasi krisis seharusnya dikelola oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bukan oleh lembaga baru bentukan Trump. "Satu kekhawatiran, adalah bahwa di tingkat internasional, seharusnya PBB-lah yang paling utama dalam mengelola situasi krisis ini. Ini adalah salah satu poin yang terus kami tekankan," pungkas Parolin. Pernyataan ini sekaligus menindaklanjuti kabar Paus Leo XIV yang diundang untuk bergabung dalam dewan tersebut pada Januari lalu. Sebagai pemimpin dari 1,4 miliar umat Katolik di dunia, Paus sangat jarang bergabung dalam dewan internasional. Vatikan memiliki layanan diplomatik yang luas dan berstatus sebagai pengamat permanen di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Di bawah rencana Trump terkait Gaza yang menghasilkan gencatan senjata rapuh pada Oktober, dewan tersebut dimaksudkan untuk mengawasi pemerintahan sementara di Gaza. Trump kemudian menyatakan bahwa dewan yang diketuainya tersebut akan diperluas cakupannya untuk menangani konflik global. Dewan Perdamaian sendiri dijadwalkan mengadakan pertemuan pertamanya di Washington pada Kamis ini (19/2/2026) guna membahas rekonstruksi Gaza. Sebelumnya, Italia dan Uni Eropa telah menyatakan bahwa perwakilan mereka berencana hadir hanya sebagai pengamat karena mereka belum resmi bergabung dalam dewan tersebut. Dikutip dari Reuters, Banyak pakar hak asasi manusia berpendapat bahwa keterlibatan Trump dalam memimpin sebuah dewan untuk mengawasi urusan wilayah asing menyerupai struktur kolonial. Dewan yang diluncurkan bulan lalu itu juga menuai kritik karena tidak menyertakan perwakilan dari pihak Palestina. Sejumlah negara bereaksi secara hati-hati terhadap undangan Trump. Para pakar khawatir keberadaan dewan tersebut dapat merusak wibawa PBB. Editor: Jofan Giantirta Uploader: Jofan Giantirta #vatikan #boardofpeace #pbb #donaldtrump #pausleoxiv #gaza #palestina 0:00 Vatikan Tolak Gabung Board of Peace 1:34 Rencana Dewan Perdamaian