У нас вы можете посмотреть бесплатно #15 ANWAR IBRAHIM DIANGGAP PENGKHIANAT: Malaysia Serahkan 5.207 Hektar ke Indonesia? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Benarkah Indonesia kehilangan 3 desa di Kalimantan? Faktanya justru sebaliknya! Simak bedah tuntas laporan BNPP yang membuat Parlemen Malaysia geger hingga muncul tuduhan 'pengkhianat'! Belakangan ini media sosial diramaikan dengan narasi pembaruan batas wilayah Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara. Namun, banyak manipulasi narasi yang beredar. Lewat MOU ke-45 pada 18 Februari 2025, Indonesia berhasil menegaskan kedaulatan atas 5.207 hektar wilayah yang selama puluhan tahun tertahan di "area abu-abu" (OBP). Video ini akan mengungkap: Mengapa Parlemen Malaysia ricuh setelah menonton berita dari Indonesia? Fakta teknis "Galat Peta" peninggalan Belanda-Inggris tahun 1915. Mengapa Indonesia mendapatkan penegasan wilayah lebih luas dibanding Malaysia? Nasib warga di Desa Kabung Alor, Lipaga, dan Tetagas yang sebenarnya. Simak investigasi lengkap Mimin untuk menjaga martabat bangsa dan tidak termakan hoaks! Timestamp 00:00 Skenario Gila: 3 Desa Pindah Negara? 00:23 Klip Berita BNPP yang Viral di Malaysia 01:07 Drama Parlemen Malaysia: Tuduhan "Pengkhianat Biadab" 03:06 Mengapa Kita Dapat 5.207 Hektar? (Bukan Bagi-Bagi Lahan) 04:05 Rahasia Peta Kolonial 1915 & Galat GPS 05:57 Pertanyaan dari Warganet Malaysia 07:06 Nasib Warga Perbatasan: Tetap Indonesia! 07:30 Diplomasi Martabat vs Manipulasi Narasi 08:02 Kedaulatan Adalah Harga Mati #IndonesiaMalaysia #KedaulatanRI #BNPP #KalimantanUtara #BatasNegara #AnwarIbrahim #MartabatBangsa #Investigasi