У нас вы можете посмотреть бесплатно Dahsyatnya Banjir Bandang Terjang Mukapayung, Kawasan Wisata dan Sawah Warga Terdampak Parah или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk mendapatkan pengalaman baru. WARTAKOTALIVE.COM, Bandung -- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung Barat sejak Kamis pagi, 4 Desember 2025, memicu luapan Sungai Cibitung di Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin. Debit air yang meningkat tajam dalam waktu singkat menyebabkan banjir bandang yang menyapu kawasan wisata hingga lahan pertanian warga. Peristiwa ini menjadi salah satu kejadian banjir bandang terbesar yang dialami Mukapayung sepanjang tahun ini. Kawasan wisata Lembah Curugan Gunung Putri, yang berdiri tepat di tepi aliran sungai, mengalami kerusakan cukup signifikan. Air bah yang datang tiba-tiba membawa material lumpur dan bebatuan, melesat ke area wisata dan merusak sejumlah fasilitas. Aliran deras itu masuk hingga ke bagian dalam area wisata yang biasanya dipadati pengunjung pada akhir pekan. Dari pantauan lapangan, beberapa bagian bangunan dan jalur akses tertutup lumpur, sementara pepohonan kecil di sisi aliran terlihat tumbang akibat terpaan arus. Tak hanya merusak fasilitas wisata, banjir bandang ini juga menggenangi sekitar lima hektare lahan persawahan warga. Sawah yang telah memasuki masa tanam terpaksa tertutup lumpur setebal beberapa sentimeter. Petani setempat memperkirakan kerugian akan terasa dalam beberapa pekan ke depan, mengingat banyak tanaman yang terancam gagal panen jika tidak segera dilakukan penanganan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin, membenarkan kejadian tersebut setelah timnya melakukan asesmen awal di lokasi. Ia menyampaikan bahwa banjir bandang dipicu intensitas hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat, membuat Sungai Cibitung tidak mampu menampung debit air yang terus bertambah. BPBD juga masih mendata kerugian sekaligus memetakan kebutuhan penanganan darurat di kawasan terdampak. Berita Selengkapnya klik tautan di bawah ini : https://wartakota.tribunnews.com/video Penulis dan VO: Joanita Ary Editor Video: Galih Lungit Uploader: Galih Lungit #beritajakarta #beritaviral #wartakota