У нас вы можете посмотреть бесплатно Masuk Hutan Bersama Gadis Dayak! Hampir Kena Durian Jatuh Saat Berburu Buah Langka или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Petualangan kali ini membawa kami masuk lebih dalam ke hutan di sekitar Kampung Malawaken, Kalimantan. Saya ditemani seorang gadis Dayak bernama Tia yang sudah sangat mengenal hutan dan berbagai buah liar yang tumbuh di pedalaman. Perjalanan ini langsung dimulai dengan kejadian yang menegangkan. Baru saja beberapa langkah masuk ke hutan, tiba-tiba sebuah durian besar jatuh tepat di belakang kami. Tidak lama kemudian buah asam bulau juga jatuh dua kali hampir mengenai kami saat berjalan di jalur hutan. Benar-benar pengalaman yang membuat kami harus lebih waspada di tengah hutan yang penuh dengan pohon buah. Bersama Tia, kami menyusuri hutan untuk mencari berbagai buah hutan Kalimantan yang unik dan jarang diketahui banyak orang. Di pedalaman seperti ini, banyak buah yang hanya muncul saat musim tertentu dan tidak ditemukan di pasar. Di dalam video ini nanti anda akan menyaksikan puluhan jenis buah Kalimantan yang unik dan langka Hutan di sekitar Kampung Malawaken masih sangat alami. Pepohonan tinggi, udara yang segar, serta berbagai tanaman dan buah liar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Dayak yang hidup berdampingan dengan alam. Perjalanan ini bukan hanya tentang berburu buah hutan, tetapi juga tentang mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Dayak dan kekayaan alam Kalimantan yang luar biasa. Terima kasih sudah menonton dan mendukung channel Waway Barito. 📍 Lokasi: Hutan Kampung Malawaken, Kalimantan Tengah 🌿 Bersama Tia – Gadis Dayak Dusun Malang & Dayak Ngaju Jangan lupa: 👍 Like 💬 Komentar 🔔 Subscribe agar tidak ketinggalan petualangan berikutnya di pedalaman Kalimantan. Kontak WhatsApp: 0858-2124-1715