У нас вы можете посмотреть бесплатно Sejarah Lahirnya Kota Kefamenanu, Perjuangan Raja-Raja di Kefamenanu Melawan Belanda dan Portugis. или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
klik link narasumber di bawah ini 👇: https://www.effectiveratecpm.com/dayi... Belanda Memasuki Pedalaman pulau TIMOR Pada awalnya Kerajaan Sonbay terletak di Oenan,Bijela.Kono dan Oematan adalah bawahan dari penguasa Kerajaan.Karena sikap tingkah laku penguasa Kerajaan Sonbay yang bersifat bengis dan menumbalkan gadis (rakyatnya) dalam upacara persembahan hasil( panen tama maus,mau sufa),membuat pihak Kono dan Oematan memberontak.Sonbay melarikan diri karena ada suatu revolusi. Topasses(portugis hitam) yang menguasai bagian utara pulau Timor dan beberapa wilayahh lainnya berusaha menghalangi langkah Belanda masuk ke Pedalaman Timor.Namun usahanya gagal karena hubungan akrab dengan raja retak.Konflik antara UIS KONO dan portugis hitam diakibatkan karena perebutan lahan dalam perdagangan kayu cendana dan lilin .Beberapa raja kecil memihak Belanda . Sebelumnya , Belanda sedang mengincar Sobe Sonbay di Bijela .Sonbay adalah raja yang mempunyai kharisma dan sangat disegani oleh Raja-raja Timor lainnya .Dia juga yang mempengaruhi Raja-raja kecil lainnya untuk memberontak kepada Belanda .Tersebutlah,sebuah Kerajaan kecil dikaki gunung,Miomaffo , yang sangat taat dan loyal kepada SONBAY .Kerajaan ini disebut Uskono/ Ama kono .Keturunan Kono dan Oematan yang berkuasa di Kerajaan MIomaffo,memerintah dari genersi ke generasi.Namun kemudian KONO dan OEMATAN serta rakyatnya memberontak melawan Sonbay,lewat sebuah revolusi berdarah,yaitu revolution lataes”am. Usai melakukan pemberontakan pada tahun 1749 , Kono meminta perlindungan kompeni BELANDA di Kupang dan Niki-niki. jadi ia memerintahkan Kerajaannya dibantu Belanda.Bahkan ia membantu Belanda menangkap Sonbay. Ni li Bifel yang pada awalnya bernama Sabat Neno dan hidup dihutan Suti (Nunuh Suti Lete Suti in Usin)dia yang memenangkan sayembara yang dibuat oleh Belanda , dan berhak mengambil tongkat dan menyalakan api di Kumlol Koekoli (noefmena).Kemudian Belanda menyerahkan semua persenjataan milik Belanda supaya mengamankan wilayah yang dilalui oleh Belanda.Senjata tersebut diamankan dirumah adat suku Bijel-Olin Di Sonaf U`foon Neke Naek( Desa Bijeapasu) Di sisi lain cerita dalam pengejaran Sonbay, beberapa meo(panglima perang) dan keturunan Sonbay di bunuh ,namun kekuasaan Sonbay tak berakhir . Salah satu keturunan Sonbay melarikan diri ke MOOLO(Kapan/TTS) dan mendirikan sebuah Kerajaan disana . Belanda tidak tinggal diam, ia terus mengejar Sonbay dan keturunannya ke MOOLO . Sehingga masuk ke wilayah Miomaffo .Ketika sampai ke Oelkunu Belanda melakukan pencarian dan bertanya apakah ada Sobe Sonbay dijawab tidak ada,sebenarnya Ia(sobe sonbay) berganti nama menjadi Sobe Kono,agar dapat mengelabui Belanda.Sebelumnya Raja Kono sudah jatuh kasihan kepada para keturunan Sonbay. Nai Sab Neno adalah orang yang diutus Uis Kono untuk menerima wewenang, dan kepercayaan diKumlol-Koekoli untuk mengamankan Tufa Futu Faon, orang perrtama yang membbalikan kayu (nasnuab haubbe).Sobe Sonbay dan tua Sonbay yang dicari Belanda adalah anak dari Sobe Sonbai (Kauniti) yang mempunyai 6 orang istri : 1. Bi Kolo Pitai (Kauniki) 2. Bi Naek Talue (Haulasi) 3. Bi T`au Suan (Fatuunisuan) 4. Bi Lal Mella (Mollo) 5. Bi taha Lake (Nilulat) 6. Ritha Da Costa (Ambenu –Oekusi yang adalah Ibu dari Richardus Luis Sonbai,Kaisar/Raja Oenam di Noemuti). Karena gagal mencari keturunan Sonbay ,Letnan Connmets melakukan genjatan senjata (iup kenat) dengan para Meo dan Raja KONO . Selanjutnya atas izin raja kono Letnan Connmets mendirikan markas militernya di Noetoko pada tahun 1909 . Oenunu Kono I tidak lama berkuasa dan menyerahkan tampuk pemerintahan kepada Oenunu Kono II.Pada waktu itu mulai diadakan penetapan tapal batas antara Belanda dengan Portugis berdasarkan kontrak Lisabon tahun 1904. Oenunu Kono II menerima tamuk pemerintahan dari Oenunu I ,mulai dari tahun 1917—1920.Sementara Letnan Coonmets(pimpinan militer Belanda)digantikan Steimetz.Oenunu II meninggal pada tahun 1920,lalu digantikan oleh Kefi Lelan, karena pewaris tahta kerajaan Miomaffo masih berumur dibawah 10 tahun .Kefi Lelan adalah seorang anak hasil dari hubungan kekerabatan dan perkawinan antara Uis Kono dengan Ambenu. Kemudian Belanda menjadikan Noetoko sebagai pusat pemerintahan . Karena sempit Belanda memindahkan pusat swapraja dari Noetoko ke Kefamenanu. SERBA SERBI NOETOKO Letak geografis Noetoko adalah sebuah delta dipertemuan kali Noenoni dan Noeniti . Oenunu II yang mengusulkan terbentuknya swapraja Biboki dan Insana .