У нас вы можете посмотреть бесплатно Wanita Tani di Desa Tunjung Banyumas Ikut Njogo Bumi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Perempuan Banyumas Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Ramadan Banyumas — Sejumlah ibu-ibu PKK RT 07 RW 01 Desa Tunjung, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, menggelar kegiatan tanam cabai sebagai upaya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan jelang Ramadan. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan Njogo Bumi atau jaga lingkungan yang digagas berbasis komunitas. Program tersebut melibatkan sekitar seratus perempuan yang tergabung dalam kelompok PKK setempat. Kegiatan diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan penanaman cabai di kebun PKK yang berada di lingkungan RT. Pemanfaatan lahan ini dilakukan untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah serta meningkatkan kemandirian pangan keluarga. Ketua PKK Desa Tunjung, Sutirah, mengatakan kegiatan ini selaras dengan sepuluh program pokok PKK, khususnya di bidang pangan dan gotong royong. Menurutnya, penanaman cabai dipilih karena mudah dibudidayakan, memiliki nilai ekonomi, serta relevan dengan kebutuhan rumah tangga, terutama menjelang bulan Ramadan. “Kegiatan ini bertujuan untuk ketahanan pangan sekaligus menjaga lingkungan. Ibu-ibu memanfaatkan lahan yang ada agar lebih produktif dan memberi manfaat langsung bagi keluarga,” ujarnya. Sementara itu, penggagas kegiatan, Utoyo, menjelaskan bahwa gerakan tanam cabai ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan di tingkat RT. Selain mendukung kebutuhan pangan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga keseimbangan alam melalui langkah sederhana. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam program lingkungan dan pangan memiliki peran strategis karena dimulai dari lingkup keluarga. “Dengan kegiatan seperti ini, ibu-ibu bisa menjadi motor penggerak perubahan, baik dalam menjaga lingkungan maupun memperkuat ketahanan pangan,” katanya. Melalui kegiatan tersebut, ibu-ibu PKK Desa Tunjung berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemanfaatan lahan dan menjaga keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat.