У нас вы можете посмотреть бесплатно Warga Serbu Pasar Murah Jelang Lebaran di Polman, Telur Jadi Incaran, Tersedia Beras 3,5 Ton или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Warga menyerbu kegiatan pasar murah di Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (13/3/2026). Antusias warga berburu bahan pokok murah ini untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran Idul Fitri 2026. Komoditas telur dan beras, hingga ikan menjadi incaran para ibu rumah tangga dalam pasar murah ini. Para ibu rumah tangga nampak antre desak-desakan usai menerima kupon daftar bahan pokok yang akan dibeli. Dinas Pertanian dan Pangan Polman menyiapkan beras sebanyak 3,5 ton, serta telur 200 rak. "Kalau bahkan pokok yang sudah mahal di pasar itu yakni telur, jadi kita cari telur harga murah," kata salah satu warga, Riska kepada wartawan. Warga Kelurahan Madatte ini mengeluhkan harga telur yang sudah naik di pasar Rp 65 ribu per rak, sebelumnya harga telur berada di angka Rp 45 ribu per rak. Riska mengaku cukup terbantu dengan adanya kegiatan pasar murah ini, untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran. Disebutkan telur satu rak diperoleh dalam pasar murah ini seharga Rp 50 ribu, sementara minyak goreng Rp 15 ribu per liter. "Pasar murahnya memang cukup membantu, apa lagi ada ikan dan terigu yang murah, termasuk telur ini," ungkapnya. Dia berharap kegiatan serupa dapat terus terlaksana pada pekan berikutnya menjelang lebaran Idul Fitri. Sementara itu, Kepala Bidang Pangan Distanpan Polman, Fitriani mengatakan oprasi pasar ini untuk stabilisasi harga, serta membantu masyarakat. Fitriyani menyebut harga sejumlah bahan pokok alami kenaikan menjelang lebaran Idul Fitri 2026. Adapun bahan pokok yang sudah mengalami kenaikan yakni telur, cabai, bawang merah dan minyak goreng. "Kami juga memberikan tambahan bahan pokok lainnya untuk masyarakat seperti ikan dan terigu," ungkap Fitriani. Dia menyebut stok dihadirkan dalam pasar murah ini yakni beras dua jenis sebanyak 3,5 ton. Kemudian ada minyak goreng 16 dos, telur 200 rak, gula 300 Kg, cabai 50 Kg, gula pasir 300 Kg, bawang merah 50 kg. Fitriani menyebut setiap rumah tangga hanya dapat membeli 10 kg beras dan lima Kg cabai, bawang, dan bahan lainnya. "Kami memilih lokasi di Kelurahan Manding karena ini menjadi kawasan padat penduduk, mendekati pemukiman warga," ungkapnya. Dia menambahkan beberapa bahan pokok yang disiapkan ini ludes terjual hanya dengan waktu singkat. Telur, terigu, cabai, minyak hingga beras menjadi incaran para ibu rumah tangga karena harga murah.(*) Editor Video: Indra Mahendra Sumber: tribunsulbar.com Naskah & Video: Fahrun