Русские видео

Сейчас в тренде

Иностранные видео




Если кнопки скачивания не загрузились НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru



MASJID AL IMAM !! ALUN MAJALENGKA !! JALAN" SORE KELILING PUSAT KOTA MAJALENGKA

MASJID AL IMAM !! ALUN MAJALENGKA !! JALAN" SORE KELILING PUSAT KOTA MAJALENGKA ‪@jejakjournal‬ #kangbleds #adventure #motovlog #petualangan #desawisata #myyearonyoutube #wisata #smilingwestjava #dijabaraja #visitwestjava #jabarjuara #indonesiamaju #indonesiajuara #petualanganalamdesaku #travelvlog Majalengka merupakan salah satu kabupaten di Tatar Pasundan, Jawa Barat. Kabupaten Majalengka memiliki 26 kecamatan, 13 kelurahan, dan 330 desa. Mayoritas masyarakat yang mendiaminya adalah etnis Sunda, sehingga bahasa sehari-hari yang digunakan pun Bahasa Sunda. Pada zaman kerajaan Hindu-Budha, Majalengka terbagi jadi tiga kerajaan, salah satunya Kerajaan Sindangkasih. Hal itu membuat Majalengka memiliki banyak cerita rakyat yang masih hidup di kalangan masyarakatnya hingga saat ini. Bagian utara Kabupaten Majalengka merupakan daerah dataran rendah, sedangkan paras sisi selatannya berupa barisan pegunungan. Terlepas dari itu, wilayah tetangga Cirebon ini masih menyimpan sederet fakta menarik. 1. Dijuluki Kota Angin Julukan kota angin telah melekat pada Majalengka sejak 1980-an. Bukan tanpa sebab, hampir setiap hari hembusan angin di kabupaten ini selalu kencang. Masyarakat sekitar biasanya menyebut angin di Majalengka dengan angin ngagelebug yang berarti hembusan angin kencang. Kecepatan angin di Majalengka akan semakin terasa saat memasuki musim hujan. Namun, angin akan berhembus lebih kencang lagi selama Agustus. Secara sains, angin kencang di Majalengka disebabkan adanya perbedaan tekanan udara di wilayah utara dan selatan, serta didukung faktor adanya Gunung Ciremai. 2. Kampung Enam Rumah Balemalang adalah salah satu kampung dengan sejarah unik di Kabupaten Majalengka. Konon, rumah di Balemalang tidak pernah bertambah. Hingga kini, hanya terdapat tujuh bangunan, yakni enam rumah dan satu musala di sana. Letak kampung ini sulit dijangkau karena kondisi jalan yang kecil dan menurun tajam. Saat ini, Kampung Balemalang ditempati lima kepala keluarga yang kesehariannya bekerja sebagai petani dan perajin anyaman rotan maupun bambu. Masyarakat Majalengka mengatakan bahwa kampung ini merupakan kampung tanggung karena terbentuk sangat alami sehingga tidak bisa ditambah bangunan rumahnya. 3.Bandara terbesar kedua di Indonesia Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati telah dibangun sejak Desember 2015, tercatat sebagai bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bandara Kertajati dapat menampung kurang lebih 5,6 juta penumpang di atas lahan seluas 1.800 hektare. Di samping ragam fasilitas modern, ada juga sejumlah patung, salah satunya patung perempuan tengah menyambut penumpang bandara. Kemegahan Bandara Kertajarti juga dikombinasikan dengan penyertaan motif batik megamendung di berbagai sisi. 4.Kota penghasil kecap tertua Kecap jadi salah satu produk unggulan yang telah melegenda di Majalengka. Wilayah ini setidaknya memiliki tiga produk kecap terkenal. Salah satunya kecap Maja Menjangan (MM) yang merupakan produk kecap tertua di Majalengka yang sudah ada sejak 1940. Kecap Majalengka memiliki citra khas tersendiri dan tahan lama, yakni sampai sekitar dua tahun tanpa bahan pengawet. Pengolahan dengan cara mencampurkan garam dalam jumlah banyak membuatnya tahan lama.

Comments