У нас вы можете посмотреть бесплатно Pemerintah Siapkan Peternakan Ayam Rp 20 Triliun Buat Lawan Dominasi Dua Perusahaan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
KONTAN - https://www.kontan.co.id/ Pemerintah akan membangun proyek peternakan ayam terintegrasi untuk mengimbangi dua perusahaan besar yang mendominasi industri ayam dan telur. Proyek yang melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ini meliputi pabrik bibit ayam atau day old chicken (DOC), vaksin, dan pakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan, proyek peternakan ayam yang dibangun nantinya akan menyuplai kebutuhan day old chicken (DOC) atau bibit ayam para peternak kecil. Melalui proyek ini pemerintah ingin berperan sebagai stabilisator di hulu. Pemerintah merasa harus mengambil peran tersebut karena sudah berkali-kali mendapati peternak skala kecil kesulitan mendapatkan DOC dengan harga terjangkau. Akhirnya rantai industri peternakan ayam dan telur terus mengalami keributan, termasuk antara produsen DOC dan peternak sehingga berdampak pada kenaikan harga telur serta daging ayam. Melihat situasi ini, pemerintah ingin harga DOC bagi peternak, telur, dan daging ayam stabil dengan cara mengintervensi bagian hulu rantai produksi dengan cara membangun pabrik DOC, vaksin, dan pakan. Menurutnya, keributan itu akan terus terjadi meskipun Indonesia telah mencapai swasembada telur dan daging ayam. Amran menceritakan, pada satu waktu ia mendapati peternak menjerit karena produsen menaikkan harga DOC hingga 30 persen. Ia lalu mengancam pengusaha tersebut untuk menurunkan harga jual DOC dengan ancaman mencabut izin impor. Situasinya akan berbeda jika pemerintah melalui BUMN terlibat dalam rantai produksi telur dan daging ayam di hulu. Sebab, BUMN lebih bisa dikendalikan dibanding pengusaha swasta. Jajaran direksi perusahaan pelat merah tidak akan berani menentang kebijakan pemerintah dengan menaikkan harga DOC maupun pakan. Selama ini rantai industri ayam dan telur itu didominasi dua perusahaan besar. Kedua perusahaan itu menguasai 70 persen perputaran uang industri ayam dan telur senilai Rp 554 triliun. Ia enggan mengungkap nama kedua perusahaan itu. Namun, mereka menguasai produksi pakan, pembibitan ayam, hingga produksi daging ayam potong. Ketimpangan di pasar itu membuat peternak kecil sulit bertahan dan kerap dihadapkan pada biaya produksi yang mahal. #kontan #kontannews #kontantv Instagram: / kontannews Facebook: / kontannews Twitter: / kontannews