У нас вы можете посмотреть бесплатно Kuliner Indonesia Kaya #9: Berani Coba Masak Makanan Kerajaan Khas Batak? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Ragam daerah serta budaya di Indonesia ternyata menimbulkan kekayaan lainnya, yaitu kuliner Indonesia. Kali ini, teka-teki apa lagi, ya, yang harus dipecahkan oleh Jordi Onsu? Bersama Astrid Enricka, mereka berhasil memecahkan misteri kali ini yang ternyata hadir dari daerah yang khas dengan sapaan “Horas!”-nya! Ya, kekayaan kuliner nusantara kali ini merupakan makanan khas Batak! Dua masakan tersebut ialah Tuna Naniura dan Pohul Pohul. Pernah mendengar dua masakan tersebut? Masakan pertama, yaitu Tuna Naniura, yang dalam bahasa Batak berarti ikan yang tidak dimasak, merupakan masakan yang sangat spesial, sebabnya, dahulu, masakan ini hanya boleh dimasak oleh koki kerajaan. Masakan kedua, yaitu Pohul Pohul juga tak kalah spesial! Pohul Pohul biasa disajikan dalam acara adat dalam membahas pernikahan dalam tradisi Batak. Dalam bahasa Batak, Pohul Pohul berarti kepalan, tak heran jika kudapan tradisional ini berbentuk menyerupai kepalan tangan. Untuk membuat dua masakan yang sangat spesial ini ternyata tak sulit! Penasaran? Saksikan selengkapnya dalam video berikut! Jangan lupa like, comment, share, serta subscribe YouTube channel Indonesia Kaya! RESEP Tuna Naniura Bahan Yang Diperlukan: 1kg Tuna Fillet Segar, potong dadu 3 buah Asam Jungga, ambil airnya 30gr kacang tanah, sangrai dan haluskan Bumbu yang dihaluskan: 1 sdt Andaliman pepper 20 cm batang rias/kecombrang, bakar 1 serai, dimemarkan 8 bawang merah, bakar 2 bawang putih, bakar 12 cabai merah 6 buah cabai rawit 6 butir kemiri sangrai 5 cm kunyit bakar 2 tsp ketumbar 2 cm jahe, bakar Garam CARA MEMBUAT : Baluri ikan dengan perasan asam jungga. Diamkan selama 30 menit, sisihkan. Buang semua cairan yang ada di wadah ikan, pastikan ikan dalam keadaan cukup lembab (bukan basah atau berkuah). Masukan bumbu yang sudah dihaluskan, lumuri hingga rata. Biarkan di dalam lemari pendingin selama 2-3 jam dan dalam keadaan wadah tertutup. Keluarkan dari kulkas dan taburi dengan kacang yang telah dihaluskan sebelum disajikan. Catatan: Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan selera. Perhatikan kebersihan tangan juga wadah dalam mengolah masakan ini mengingat semua bahan tidak akan dimasak. Ikan dapat diganti jenisnya, namun pastikan selalu segar dan tanpa duri. Pohul Pohul Bahan yang diperlukan: 350 gr tepung beras 150 gr tepung ketan 125 gr gula merah, sisir halus 1 sdm gula pasir 1 sdt vanilla bubuk Garam 3 lembar daun pandan untuk alas kukusan Air matang CARA MEMBUAT : Campur semua bahan hingga rata, lalu kepal-kepal. Setelah itu kukus kurang lebih 10-15 menit. Siap disajikan. Catatan: Ada beberapa resep yang menambahkan parutan kelapa dalam adonan. Kelapa sebaiknya diparut sesaat sebelum kue dibuat agar tetap terjaga kelembabannya.