У нас вы можете посмотреть бесплатно [FULL] Kriminolog soal Jual Beli Bayi Berkedok Adopsi, Masalah Ekonomi Jadi Faktor Utama? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
PALEMBANG, KOMPAS.TV - Seorang ayah yang menjual bayi di media sosial ditangkap usai menerima uang muka Rp1 juta dari polisi yang menyamar sebagai pembeli di Palembang, Sumatera Selatan. Pelaku menjual anak kandung yang baru berusia 3 hari dengan modus menawarkan adopsi senilai Rp 52 juta. Pelaku mengaku nekat menjual anak kandungnya karena faktor ekonomi. Istri pelaku masih berstatus sebagai saksi. Penjualan bayi melalui media sosial juga diungkap Bareskrim Polri. Polisi menangkap 12 tersangka yang diduga menjual bayi ke calon pengadopsi di Bali, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, hingga Jakarta. Polisi juga menyelamatkan tujuh bayi dalam transaksi ilegal ini. Jaringan penjualan bayi via medsos telah beraksi sejak 2024. 12 tersangka penjualan bayi kini terancam hukuman 15 tahun penjara. Di mana celah sindikat penjualan bayi ini muncul? Bagaimana peran orang tua dan lingkungan untuk mencegah praktik ini? Kita bahas bersama kriminolog Universitas Indonesia, Haniva Hasna. Content Creator: Shinta Millenia #tppo #jualbayi #perdaganganorang #jualbelibayi #tersangka Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Media sosial KompasTV: Facebook: / kompastv Instagram: / kompastv Twitter: / kompastv TikTok: / kompastvnews