У нас вы можете посмотреть бесплатно Berkat dan Janji Perkawinan: "Gonjang Ganjing Perkawinan" — Romo Eko Wahyu, OSC или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dalam rangkaian acara Jakarta Eucharistic Revival 2026, Romo Eko Wahyu, OSC membawakan refleksi mendalam tentang Gonjang-Ganjing Perkawinan dalam terang Sakramen dan Ekaristi. Beliau menegaskan kembali makna sakramen sebagai tanda kelihatan dari misteri Kristus yang tak kelihatan, yang menghadirkan rahmat keselamatan bagi umat beriman. Perkawinan, menurut Kitab Hukum Kanonik (Kan. 1055), adalah perjanjian suci antara seorang laki-laki dan seorang perempuan yang membentuk persekutuan seluruh hidup, terarah pada kebaikan suami-istri serta kelahiran dan pendidikan anak, dan diangkat Kristus ke martabat sakramen. Romo Eko menunjukkan tiga tujuan utama perkawinan: Bonum Coniugum: kebaikan suami-istri sebagai penolong sepadan, bukan sekadar kebahagiaan lahiriah, tetapi pertumbuhan bersama dalam kasih. Bonum Prolis: keterbukaan pada kelahiran anak sebagai anugerah. Bonum Educationis: tanggung jawab mendidik anak dalam iman dan nilai kehidupan. Janji perkawinan ditegaskan sebagai komitmen kesetiaan dalam untung dan malang, sehat dan sakit, untuk mencintai dan menghormati seumur hidup di hadapan Allah. Lebih jauh, sakramen perkawinan dipahami bukan hanya sebagai kesepakatan sosial, melainkan sarana pengudusan dan keselamatan pasangan, sebagaimana ditegaskan dalam Amoris Laetitia. Dalam terang Ekaristi, hidup perkawinan dipanggil untuk dihidupi dalam tiga nilai utama: Syukur, Pengorbanan, dan Kebersamaan, bersukacita senantiasa, memikul salib dengan kasih, serta membangun komunikasi yang memanusiakan seluruh kehidupan keluarga. Refleksi ini mengajak setiap pasangan untuk melihat kembali perkawinan bukan sekadar institusi, tetapi panggilan suci yang menuntun pada kekudusan melalui kasih yang setia dan berkorban. #romoeko #keluargakatolik #khatolik #gerejakatolik #romoekowahyuosc